Selasa, 10 Juni 2014

Ayam Betina Mencari Cincin

Dongeng Philiphina 


Pada jaman dahulu, burung elang ingin menikah dengan ayam betina. Burung elang telah memberikan sebuah cincin kepada ayam betina. Cincin itu diikatkan pada sebuah tali yang digantungkan pada leher ayam betina. 

“Kau harus menjaga cincin ini baik-baik.” Pesan burung elang pada ayam betina. 

“Tentu saja aku akan menjaganya dengan baik.” Janji ayam betina. 

Setelah burung elang pergi, ayam jantan datang menemui ayam betina. 

“Cincin apa yang menggantung dilehermu?” tanya ayam jantan. 

"Ini cincin pemberian burung elang karena ia akan menikah denganku.” Jawab ayam betina. 

“Kau ini seekor ayam, seharusnya kau menikah dengan bangsa ayam juga.” 

Tanpa disangka, ayam jantan mengambil cincin yang tergantung pada leher ayam betina dengan cepat. Ayam jantan membuang cincin tersebut. Sementara itu ayam betina tidak bisa berbuat apa-apa. 

Keesokan harinya burung elang kembali menemui ayam betina. Ketika melihat cincin yang ia berikan tidak ada, burung elang menjadi curiga. 

“Kemana cincin pemberianku kemaren.” Tanya burung elang curiga. 

“Cincin itu terjatuh,” ayam betina mencoba berbohong. 

Namun burung elang bisa membaca raut muka ayam betina. 

“Aku tahu kau bohong.” Kata burung elang marah. 

Ayam betina tidak bisa berkata apa-apa lagi. Ia gemetar melihat kemarahan burung elang. 

“Baiklah kalau begitu. Berarti kau telah mengingkari janjimu, ayam betina. Sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkanmu dan keturunanmu. Sejak saat ini kau harus tetap mencari cincin pemberianku. Dan aku akan memakan semua anak-anakmu.” 

Setelah berkata demikian, burung elang melesat terbang ke udara. Hingga sekarang ayam betina selalu saja menggaruk-garuk tanah untuk mencari cincin pemberian burung elang yang hilang.
This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar