Sabtu, 14 Juni 2014

Kadal Bermain Suling

Dongeng Haiti 

Ada dua ekor kadal yang tinggal di sebuah pohon besar. Yang satu bernama Nagari dan yang satunya lagi bernama Webubu. Nagari tinggal di dahan pohon sebelah bawah dan Webubu tinggal di dahan pohon sebelah atas. 

Setiap hari pohon tempat mereka berdua tinggal tidak pernah sepi. Ada banyak kadal lain yang datang untuk mendengarkan suara merdu Nagari. Semua kadal di hutan sudah tahu bahwa suara Nagari sangat merdu. Webubu sangat senang mendengar nyanyian Nagari setiap hari. 

“Seandainya aku juga bisa bernyanyi seperti Nagari,” pikir Webubu suatu hari. 

Setiap hari Webubu berlatih menyanyi, tapi tetap saja ia merasa suaranya tidak bisa semerdu suara Nagari. 

“Mungkin sebaiknya aku belajar bernyanyi pada Nagari saja.” 

Webubu mendatangi Nagari ,”Maukah kau mengajariku bernyanyi?” 

“Dengan senang hati aku akan mengajarimu Webubu. Kau boleh belajar kemari kapan pun kamu mau. “ jawab Nagari. 

Webubu merasa sangat senang. Setiap hari Nagari mengajari teknik bernyanyi pada Webubu. Tapi setelah lama Webubu belajar, ia merasa bahwa dirinya tidak bisa menguasai teknik bernyanyi dengan baik. 

“Sepertinya aku adalah murid yang bodoh ya Nagari.” Kata Webubu hampir putus asa. * “Menurutku tidak begitu. Kau adalah murid yang pandai Webubu. Mungkin saja kemampuanmu memang tidak pada menyanyi. Mungkin kau bisa belajar bermain musik. “ saran Nagari. 

Keesokan harinya Webubu berjalan-jalan ke pinggir hutan. Kebetulan ia melewati tanaman bambu, saat itu angin sedang bertiup. Batang-batang pohon bambu itu saling bergesakan dan mengeluarkan bunyi yang indah. Tiba-tiba Webubu mendapat akal, kemudian ia memotong sebuah batang bambu yang kecil dan membuat lubang. Webubu telah membuat sebuah seruling. Ia kemudian mencoba untuk meniup seruling tersebut. 

Tidak begitu lama, Webubu sudah bisa menguasai teknik bermain seruling dengan sendirinya. Tidak ada satu guru pun yang mengajarinya. Webubu kemudian memainkan lagu dari sulingnya itu. Alunan lagu merdu dari seruling Webubu membuat kadal di hutan tertarik. 

Mulai saat itu Webubu memainkan seruling dan Nagari bernyanyi untuk menghibur semua kadal di dalam hutan. Kedua kadal itu ternyata mempunyai kemampuan yang berbeda. Nagari pintar bernyanyi dan Webubu pandai bermain seruling.
This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar