Sabtu, 07 Juni 2014

Kesombongan Rubah

Dongeng Prancis 

Reynar adalah seekor rubah yang sangat sombong. Ia selalu merasa bahwa dirinya adalah binatang paling cerdik di seluruh hutan. 

“Siapa yang bisa mengalahkan kecerdikanku?” kata Reynar dengan sombong. 

“Kau bukannya cerdik Reynar, tapi pandai berbohong.” Jawab kelinci. 

“Berbohong itu hanya salah satu dari keahlian yang kumiliki.” Reynar tak mau kalah. 

“Memang benar tidak ada yang bisa mengalahkan kecerdikanmu di hutan ini…..” 

Belum selesai Kelinci berbicara, Reynar sudah memotong, “akhirnya kau mengakui juga kecerdikanku.” 

"Aku tadi belum selesai bicara Reynar. Maksudku kalau di pinggir hutan sana, di sebuah peternakan, ada seekor ayam jantan yang sangat cerdik. Aku yakin ayam jantan itu pasti bisa mengalahkanmu. “ 

Reynar sudah tidak sabar lagi untuk membuktikan kebenaran ucapan kelinci. Maka tanpa pamit Reynar langsung berlari meninggalkan kelinci menuju peternakan di pinggir hutan. 

Di peternakan itu Reynar mencari-cari di mana ayam jantan itu berada. Tanpa harus mencari lama, Reynar segera bisa menemukan ayam jantan. Di bawah sebuah pohon, ayam jantan sedang mengais-ngais tanah mencari cacing untuk di makan. Reynar mendekati ayam jantan dan berkata dengan sombong. 

“Hai ayam jantan, aku dengar kau adalah ayam yang cerdik,” sapa Reynar dengan sombong. 

“Siapa yang bilang? Tidak benar berita itu,” jawab ayam jantan merendah. 

“Aku tahu kau berbohong padaku. Mengapa kau tidak mengaku saja kalau dirimu cerdik seperti aku. Seluruh binatang di hutan bilang kalau aku ini cerdik. Dan kau harus tahu, selain cerdik aku juga punya banyak keahlian yang lain. Aku bisa berteriak sambil memejamkan mata.” 

“Kalau yang itu aku juga bisa. Lihatlah ini.” Ayam jantan itu memejamkan mata dan berteriak, ”kukuruyuukkkkkkkkkkkk.” 

Reynar tidak menyia-nyiakan hal itu, ia langsung menyergap ayam dan menjepit leher ayam dengan mulutnya. “Rupanya kau memang bukan binatang yang cerdik ayam, mudah sekali aku menipumu.” 

Tepat pada saat itu petani datang sambil membawa senapan dan berkata, “ lepaskan ayam itu.” 

“Katakan pada pak petani kalau aku adalah milikmu.” Kata ayam dengan suara tersedak. 

Reynar kemudian membuka mulutnya untuk mengatakan pada petani bahwa ayam adalah miliknya. Tapi Reynar tidak tahu kalau ayam sedang membohonginya. Maka ketika mulut Reynar terbuka, ayam segera melapaskan diri dan terbang di dahan pohon tepat di atas Reynar. 

“Ternyata aku memang lebih cerdik darimu Rubah.” Kata ayam sambil terbang dari satu dahan ke dahan yang lain.
This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar