Jumat, 27 Juni 2014

Klompen Sepatu Kayu

Cerita Dari Belanda 

Pada jaman dahulu ada seorang tukang kayu yang sangat baik, namanya Van Eyck. Saat itu, tanaman dan binatang bisa berbicara seperti manusia. Para peri juga ada di bumi dan hidup di pohon-pohon yang besar. 

Pohon Ek yang besar adalah raja dari semua tanaman yang ada di bumi. Oleh karena itu Van eyck selalu meminta ijin terlebih dahulu kepada pohon Ek sebelum ia mengambil kayu untuk di buat perlengkapan rumah tangga. 

Karena sikapnya yang sopan itulah, para Peri sangat menyukai Van Eyck. Terutama Peri Lumut dan Peri Katherine yang tinggal di pohon Ek. 

"Van Eyck adalah manusia paling baik yang pernah aku kenal.” Kata Peri Lumut. 

“Iya benar. Tapi kasihan, hidupnya sangat miskin. Padahal ia sudah bekerja keras setiap hari.” Jawab Peri Katherine. 

"Kalau begitu kita harus menolongnya agar terbebas dari kemiskinan.” Peri Lumut berpikir sejenak. 

“Aku punya ide.” Teriak Peri Katherine gembira. 

"Apa idemu?” tanya Peri Lumut penasaran. 

Peri Katherine berbisik kepada Peri Lumut. Keduanya kemudian pergi ke rumah Van Eyck. Saat itu hari sudah larut malam, Peri Lumut dan Peri Katherine meletakkan sesuatu di meja makan di dalam rumah Van Eyck. 

Pagi harinya ketika Van Eyck bangun, ia menemukan sepasang sepatu yang terbuat dari kayu Ek di atas meja makan. Van Eyck mencoba sepatu kayu tersebut untuk berjalan berkeliling desa. 

“Sepatu kayu ini sangat nyaman.” Pikir Van Eyck. 

Orang-orang desa sangat tertarik pada sepatu yang dipakai oleh Van Eyck. Apa nama sepatumu itu, Van Eyck?” tanya salah seorang yang ditemui Van Eyck di jalan. 

Van Eyck berpikir sejenak, baru kemudian menjawab, “Klompen .” 

“Apakah aku bisa memesan satu pasang Klompen untukku?” seorang wanita yang sangat tertarik pada sepatu kayu Van Eyck langsung memesan untuk dirinya sendiri. 

Rupanya ada banyak orang yang ingin memiliki Klompen buatan Van Eyck. Mereka kemudian memesan Klompen pada Van Eyck. Setiap hari pesanan Klompen semakin banyak, dan kehidupan Van Eyck menjadi berubah. Ia tidak lagi menjadi tukang kayu miskin, Van Eyck kemudian terkenal sebagai tukang kayu yang kaya. 

Sampai sekarang Klompen menjadi sepatu tradisional Belanda yang nyaman dipakai, dengan model dan warna yang menarik. 

Pesan : Anak yang sopan dan rajin akan disayangi oleh banyak orang.

0 komentar:

Posting Komentar