Minggu, 29 Juni 2014

Menjual Keledai

Cerita Dari Kamboja 

Ada seorang petani bernama Khek, ia hidup berdua dengan anaknya. Khek juga mempunyai seekor keledai yang gemuk. Khek dan anaknya telah merawat keledai mereka sejak keledai itu masih sangat kecil. Sekarang keledai itu sudah besar. 

Karena Khek tidak begitu membutuhkan keledai untuk membantu pekerjaannya, maka ia berniat untuk menjual keledai itu. Bersama dengan anaknya, Khek berangkat ke pasar pagi-pagi sekali. 

Sebelum berangkat Khek berkata, “Keledai ini sangat bagus, pasti harganya akan tinggi kalau dijual. Tapi kalau kita naiki berdua, aku takut keledai ini akan lelah dan terlihat jelek, nanti pedagang di pasar akan menawar dengan harga rendah. Jadi lebih baik aku panggul saja keledai ini sampai pasar.” 

Perbuatan Khek ini justru membuat orang-orang yang ditemuinya di jalan menertawakan dirinya . 

“Khek, sejak kapan kau menjadi orang yang bodoh seperti ini. Keledai itu seharusnya kau naiki bukannya kau panggul seperti itu.” Kata salah seorang teman Khek yang bertemu di jalan. 

Karena merasa tidak nyaman, akhirnya anak Khek berkata,” Pak, benar juga kata orang itu, keledai ini lebih baik kita naiki saja. “ 

 “Tapi kalau kita naiki berdua, pasti keledai ini akan kelelahan, jadi lebih baik kau saja yang naik.” Jawab Khek 

Akhirnya Khek menurunkan keledai itu. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke pasar. Keledai itu dinaiki oleh anaknya, sedangkan Khek berjalan disampingnya. 

Belum begitu jauh keduanya berjalan, mereka bertemu dengan teman Khek yang berkata,”Kalian ini seharusnya naik keledai itu berdua. Kau nampak seperti budak anakmu,Khek.” 

Maka Khek pun menuruti saran temannya tadi. Ia pun ikut menaiki keledai. Baru beberapa meter, Khek kembali bertemu dengan temannya yang lain. 

”Kau mau ke mana Khek?” sapa temannya 

“Mau ke pasar, menjual keledai ini.” 

“Kau ini bodoh sekali Khek, keledai mau kau jual malah kau naiki. Nanti keledai itu pasti kelelahan dan harganya akan menjadi murah karena nampak kurus dan jelek. Seharusnya kau tuntun saja.” 

“Benar juga,” pikir Khek. 

Kemudian Khek dan anaknya turun. Keduanya menuntun keledai itu sampai di pasar. 

Pesan : Ada banyak saran yang diberikan oleh orang lain kepada kita, namun tidak semua saran itu baik, jadi kita harus bisa memilih mana saran yang bermanfaat dan mana yang tidak.

0 komentar:

Posting Komentar