Selasa, 03 Juni 2014

Menulis Cerita Rakyat

Cerita rakyat merupakan cerita yang berkembang secara turun temurun di suatu tempat. Tidak ada yang tahu pasti kapan sebuah cerita rakyat mulai berkembang di tempat asalnya. Ada beberapa jenis cerita rakyat diantaranya adalah legenda, dongeng, mitos juga fabel atau cerita binatang. 

Cerita rakyat ini diceritakan secara berantai dari setiap generasi dari masa ke masa. Di setiap tempat tentu saja sikap masing-masing generasi terhadap cerita rakyat ini sangat beragam. Ada yang masih memelihara cerita rakyat ini dengan cara menceritakan kisah ini pada generasi berikutnya. Namun tidak sedikit generasi yang tidak memelihara cerita rakyat dan membiarkan cerita rakyat di daerahnya terkubur oleh waktu dan beberapa generasi baru. 

Sangat disayangkan memang jika cerita rakyat yang sarat akan nilai-nilai budaya serta pesan moral tidak dilestarikan. Dari sekian banyak pulau dan suku bangsa di Indonesia, tentu ada banyak juga cerita rakyat yang ada di sana. 

Legenda merupakan sebuah cerita yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagi kejadian yang benar-benar terjadi. Biasanya dari cerita legenda itu ada hal yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Misalnya saja kisah kolam sampuraga. Dari cerita ini kita  masih bisa melihat kolam sampuraga yang ada di Sumatera Utara hingga saat ini. Selain itu masyarakat setempat juga masih mengenal kisah Sampuraga yang durhaka serta hubungannya dengan kolam Sampuraga yang ada sekarang. 

Mitos hampir sama dengan legenda, yaitu merupakan kisah yang dipercaya oleh masyarakat setempat benar-benar terjadi. Hanya saja kisah-kisah yang ada dalam mitos ini berhubungan dengan kisah-kisah para dewa ataupun bidadari juga dewa-dewi. 

Dongeng adalah kisah rekaan yang pernah diceritakan secara turun temurun di daerah tertentu. Dongeng ini bisa berupa kisah manusia ataupun kisah binatang. Dongeng yang menceritakan tentang kisha binatang dinamakan fabel. 

Menceritakan kembali cerita rakyat bisa secara lisan maupun tulisan. Hanya saja yang perlu diingat dalam menceritakan kembali cerita rakyat ini adalah pesan yang ingin disampaikan. Jika ada pesan yang jelek dalam cerita yang pernah kita dengar sebaiknya cerita itu alurnya diganti sehingga menghasilkan pesan yang baik. 

Begitu juga jika kita mendengar adegan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, maka akan lebih baik jika kita mengganti adegan itu dengan yang lebih baik. Bukan berarti kita memelintir fakta ataupun realita dalam budaya jika melakukan hal ini. Namun pada dasarnya sebuah cerita diceritakan untuk membentuk karakter sebuah bangsa, Jadi kalau ada karakter yang tidak baik, maka kita perlu cepat-cepat mengantisipasinya. 

Cerita rakyat diceritakan secara berantai secara turun temurun. Bisa jadi dalam perjalannnya kisah tersebut sudah ditambah ataupun dikurangi sehingga jangan heran jika kita mendengar beberapa versi yang berbeda untuk setiap cerita rakyat yang ada. 

Sekali lagi yang perlu diingat adalah bahwa melestarikan cerita rakyat sama halnya dengan melestarikan budaya bangsa. Menceritakan cerita rakyat pada generasi penerus sama artinya dengan membentuk karakter melalui cerita, jadi sampaikan hal-hal yang bisa membentuk karakter yang baik dan hilangkan hal-hal yang bisa membentuk karakter tidak baik. 


0 komentar:

Posting Komentar