Senin, 07 Juli 2014

Asal Mula Orang Kulit Hitam Dan Kulit Putih

Cerita Dari Kongo 

Pada zaman dahulu hanya ada dua pasang manusia yang mengisi bumi, semuanya mempunyai warna kulit yang sama. Kulit mereka tidak hitam dan juga tidak putih. Mereka berempat selalu melakukan perjalanan bersama-sama, untuk mencari tempat tinggal dengan sumber makanan yang banyak. 

Pada suatu hari mereka berempat berada di sebuah tempat yang dilewati oleh dua buah sungai yang berbeda. Sungai yang satu adalah sebuah sungai yang sangat jernih namun sangat dalam dan lebar. Sungai yang satunya lagi adalah sebuah sungai kecil yang tidak begitu dalam, namun air sungai tersebut sangat kotor dan berbau. 

“Aku tidak bisa berenang, jadi mana mungkin aku melewati sungai yang berair jernih. “ kata perempuan pertama yang ada diantara mereka berempat. 

“Tapi aku juga tidak mau badanku menjadi kotor dan berbau karena melewati sungai yang berlumpur itu.” Kata perempuan kedua. 

“Kalau melewati sungai berlumpur ini, maka kita akan cepat sampai ke hutan yang banyak buah-buahan.” Tambah laki-laki pertama. 

"Jika kita berenang di sungai yang jernih itu akan memakan waktu sangat lama. Sepertinya di seberang sungai jernih itu terdapat banyak binatang yang hidup di hutan belantara.” Kata laki-laki kedua. 

“Bagaimana kalau kita berpisah di sini saja.” Usul laki-laki pertama 

Maka keempat orang itu berpisah. Perempuan pertama dan laki-laki pertaa memilih melewati sungai berlumpur, sedangkan perempuan kedua dan laki-laki kedua memilih untuk melewati sungai yang jenih. 

Ketika sampai di seberang sungai, orang yang melewati sungai berlumpur kulitnya beruah menjadi hitam. Sedangkan orang yang melewati sungai yang jernih kulitnya berubah menjadi putih. Masing-masing pasangan tersebut kemudian menikah dan mempunyai keturunan. Oleh karena itu hingga sekarang ada orang yang berkulit putih dan ada juga orang yang berkulit hitam. 

Pesan : Ada banyak pilihan dalam hidup, dan masing-masing orang boleh menentukan pilihannya sendiri-sendiri. Tidak ada yang boleh memaksa seseorang dalam menentukan pilihan hidupnya.

0 komentar:

Posting Komentar