Jumat, 04 Juli 2014

Burung Gagak Berbulu Hitam

Cerita Dari Jepang 

Burung Hantu terkenal sangat pandai membuat ramuan untuk mewarnai bulu burung. Hampir semua burung yang tinggal di dalam hutan, sudah mencoba ramuan pewarna bulu dari Burung Hantu. Burung-burung itu terlihat lebih cantik dengan warna bulu yang baru. 

Saat itu, Burung Gagak mempunyai bulu berwarna putih. Ia juga ingin mewarnai bulunya seperti burung-burung yang lain. Maka pada suatu hari, Burung Gagak pergi menemui Burung Hantu. 

“Bisakah kamu membuat buluku yang putih ini terlihat lebih menarik?” tanya Burung Gagak. 

“Tentu saja bisa. Warna apa yang kamu inginkan untuk bulumu.” Burung Hantu tersenyum sambil mengambil beberapa contoh warna. 

Burung Gagak memilih-milih contoh warna berulang-ulang, tapi setelah sekian lama ia memilih, belum ada satu pun warna yang ia senangi. 

“Sepertinya sudah banyak burung yang memiliki warna bulu seperti ini.” Kata Burung gagak. 

“Jadi warna seperti apa yang kamu inginkan?” 

“Bagaimana kalau warna campuran antara biru dan merah. Sepertinya belum ada burung yang memiliki warna seperti ini.” 

Burung Hantu melihat persediaan bahan pewarna miliknya, “sepertinya aku harus mencari bahan pewarna terlebih dahulu. Besok pagi kembalilah ke sini, ramuan warna bulu yang kamu inginkan pasti sudah siap.” 

Burung Gagak kemudian pulang. Sementara itu Burung Hantu terlihat sibuk mencari bahan pewarna seperti yang diinginkan oleh Burung Gagak. Burung Hantu yang baik tidak ingin mengecewakan Burung Gagak. Oleh karena itu ia bekerja keras pada malam hari agar ramuan pewarna bulu itu bisa siap pada pagi hari ketika Burung Gagak datang. 

“Apakah ramuan untukku sudah siap Burung Hantu?” tanya Burung Gagak dengan wajah ceria. 

“Tentu saja Burung Gagak. Silahkan kamu masuk ke dalam kolam yang berisi ramuan pewarna bulu. Jangan keluar dari kolam sebelum aku suruh.” Kata Burung Hantu sambil menunjuk sebuah kolam yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri. 

Burung Gagak berendam beberapa saat. Sementara itu Burung Hantu yang kelelahan karena semalaman bekerja membuat ramuan, tertidur hingga beberapa saat lamanya. Burung Hantu terlihat panik ketika bangun tidur. 

Rupanya Burung Gagak telah berendam terlalu lama sehingga warna yang menempel pada bulunya bukan lagi campuran merah dan biru, akan tetapi berwarna hitam. Tentu saja Burung Gagak menjadi sangat marah. Tapi segalanya sudah terlanjur. Bulu Burung Gagak yang dulunya cantik dengan warna putih, sekarang malah menjadi jelek karena berubah jadi hitam. 

Pesan : Bersyukurlah atas apa yang telah diberikan Tuhan kepada kalian. Apapun warna kulit kita, itu adalah yang terbaik untuk kita. Yang perlu kita lakukan adalah merawat apa yang kita miliki dengan sebaik-baiknya kita bisa .

0 komentar:

Posting Komentar