Minggu, 06 Juli 2014

Dua Pemburu Menangkap Rusa

Cerita Dari Laos 

Dua orang kakak beradik sangat suka berburu. Keduanya selalu bekerja sama dengan baik, sehingga selalu mendapatkan hasil buruan yang memuaskan. Binatang yang paling sering mereka buru adalah rusa. Binatang buruan yang berhasil mereka tangkap, kemudian mereka sisihkan untuk makan secukupnya, juga beberapa orang tetangganya yang hidup kekurangan dan sebagian mereka jual ke pasar. 

Hari itu kedua kakak beradik tersebut telah bersiap untuk pergi berburu. Beberapa tetangga yang bertemu di jalan menyapa keduanya, “kami doakan kalian mendapat hewan buruan yang banyak.” 

“Semoga usaha kalian dimudahkan.” Tambah yang lain. 

Kedua kakak beradik yang ramah itu membalasnya dengan senyum dan ucapan terima kasih karena telah dibekali dengan doa. 

Saat itu cuaca tidak begitu baik sebenarnya. Udara mendung dan disusul dengan rintik hujan yang berkepanjangan. Kedua kakak beradik ini tak bisa melanjutkan perburuan mereka, namun juga tidak bisa pulang ke rumah. 

“Hari sudah semakin sore, tapi kita masih berada jauh di tengah hutan.” Kata si kakak. 

“Lebih baik kita menginap saja disini.” Usul si adik. 


“Baiklah. Kalau begitu kita siapkan tempat untuk kita tidur nanti malam. “ 

Kebetulan, di dekat mereka berteduh ada bekas sebatang pohon besar yang tumbang. 

“Kita bisa tidur di atas batang pohon itu kak,” si adik kemudian membersihkan batang pohon itu agar bisa dipakai tidur. 

Karena batang pohon itu tidak begitu lebar dan udara sangat dingin, kedua kakak beradik itu tidur miring saling berhadapan dan berpelukan satu sama lain. Seekor gajah yang kebetulan lewat tempat itu mengira kedua pemburu itu adalah seekor binatang aneh yang berkepala dua. Ia kemudian memanggil teman-temannya, para binatang di hutan. 

Semakin lama, binatang yang berkumpul semakin banyak. Mereka berebut untuk bisa melihat makhluk aneh yang dikatakan oleh gajah. Keberadaan para binatang itu menimbulkan keributan yang akhirnya membangunkan kedua kakak beradik pemburu itu. Melihat keduanya bangun, para binatang itu kaget dan saling berebut melarikan diri. Hingga diantara mereka ada yang terinjak dan terjepit di semak. 

Kedua pemburu kakak beradik itu masih belum mengerti apa yang telah terjadi. Yang mereka ketahui hanyalah bahwa dihadapan mereka sekarang ada satu ekor rusa yang terinjak dan tidak bisa jalan lagi serta dua ekor rusa yang terjepit di semak. 

“Mungkin inilah jawaban dari doa para tetangga kita tadi dik,” kata si kakak dengan senyum gembira. 

Tanpa bersusah payah, kedua kakak beradik pemburu itu telah mendapatkan tiga ekor rusa sekaligus dengan sangat mudah. Keduanya membawa ketiga ekor rusa tersebut ke rumah. Setelah memotong rusa-rusa itu dan membersihkannya , kedua pemburu tersebut membagikan sebagian daging itu kepada para tetangga sebelum menjual sisanya ke pasar. 

Pesan : Keberuntungan bisa menjadi milik` siapa saja. Di saat kau mendapat keberuntungan itu, berterima kasihlah pada Tuhan dan berbagilah dengan orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar