Rabu, 02 Juli 2014

Empat Burung Kenari DI Bukit AJaib

Bukit ajaib dikenal sebagai kerajaan para peri. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat bukit ajaib. Bukit itu berada di balik dinding kabut yang hanya bisa dilewati dengan menebarkan bubuk ajaib dari peri. 

Sudah sejak lama tuan Graham ingin pergi ke bukit ajaib. Menurut kabar yang ia dengar, di bukit ajaib itu ada empat burung kenari yang bisa mengabulkan segala permintaan. 

Tuan Graham adalah seorang tuan tanah yang mempunyai tanah pertanian yang sangat luas. Ia tinggal di sebuah Puri yang besar dengan pelayan lebih dari seratus orang. Tapi Tuan Graham tetap saja ingin menjadi orang paling kaya di seluruh kerajaan. 

Pada suatu hari Tuan Graham berjalan-jalan di hutan. Tiba-tiba ia mendengar sesuatu yang aneh. Tuan Graham bersembunyi dibalik semak-semak untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata ada seorang peri yang terbang keluar dari dinding kabut. 

Tuan Graham tidak menyia-nyiakan hal ini. Ia segera menangkap peri itu. “Berikan aku bubuk peri agar aku bisa menemui keempat burung kenari di bukit ajaib.” 

Peri itu tidak bisa menolak, ia pun memberikan bubuk peri kepada Tuan Graham, “tapi ingat, kau tidak boleh serakah, karena jika kau serakah maka kau akan hancur.” 

Dengan perasaan gembira Tuan Graham menebarkan bubuk peri ke dinding kabut. Pertama kali sampai di bukit ajaib, Tuan Graham bertemu dengan seekor burung kenari. 

“Ambillah sebuah buluku, maka kau akan menjadi orang paling kaya di kotamu.” Kata burung kenari. 

Tapi Tuan Graham tidak mau mengambil sebuah bulu burung kenari, karena ia merasa sudah menjadi orang paling kaya di kotanya. Tuan Graham meneruskan perjalanannya mendaki bukit ajaib. Ia pun bertemu dengan burung kenari kedua. 

“Ambillah sebuah buluku, maka kau akan menjadi orang paling kaya di pulau.” Kata burung kenari kedua.

“Burung kenari kedua ternyata menawarkan sesuatu yang lebih besar. Di sini ada empat ekor burung kenari, jadi burung kenari keempat pasti bisa menjadikan aku orang paling kaya di dunia. Akan aku buktikan pada burung kenari ketiga.” Pikir Tuan Graham. 

Tuan Graham tetap tidak mau mengambil bulu burung kenari kedua. Bahkan ketika bertemu dengan burung kenari ketiga, ia hanya tersenyum. 

“Ambillah sebuah buluku, maka kau akan menjadi orang paling kaya diseluruh kerajaan.” Kata burung kenari ketiga. 

“Benar juga dugaanku, aku harus bersabar. Aku hanya akan mengambil bulu burung kenari keempat.” Tuan Graham meninggalkan burung kenari ketiga. 

Ketika bertemu dengan burung kenari keempat, Tuan Graham sudah tidak sabar lagi. Ia segera menangkap burung kenari tersebut dan mencabuti seluruh bulunya. Tapi alangkah kagetnya Tuan Graham ketika mendengar apa yang diucapkan oleh burung kenari keempat. 

“Ambillah satu buluku maka kau akan menjadi orang paling miskin di dunia. Karena kau sudah mengambil semua buluku, maka kau dan keturunanmu akan selalu menjadi orang paling miskin di dunia.” 

" Belum sempat Tuan Graham mengucapkan sepatah kata pun, secara ajaib ia telah berada di pinggir jalanan kota. Tuan Graham sudah menjadi seorang pengemis. Ia tidak tahu lagi di mana hartanya termasuk rumah dan tanahnya.

Pesan :Keserakahan hanya akan mendatangkan bencana dan menyebabkan kehancuran bagi kita.

0 komentar:

Posting Komentar