Minggu, 06 Juli 2014

Hikayat Nananue

Cerita Dari Hawaii 

Nananue adalah seorang laki-laki aneh yang tinggal di sebuah pondok di dekat hutan bakau. Ia selalu memakai jubah yang menutupi seluruh tubuhnya, hanya mukanya yang menyeramkan saja yang terlihat. Punggungnya terlihat bongkok, seolah ada sesuatu yang menempel di sana. 

Orang-orang di desa tidak tahu sejak kapan Nananue tinggal di sana, karena Nananue selalu menyendiri dan tidak pernah bergaul dengan penduduk desa. Tapi ada satu keanehan lagi, Nananue selalu pergi ke sebuah gua di dekat hutan bakau. 

Laut di dekat hutan bakau sangat indah dan merupakan tempat yang menyenangkan untuk berenang. Anak-anak di desa sering berenang di sana. Untuk sampai di laut, anak-anak itu harus melewati rumah Nananue. 

Pada suatu hari anak-anak desa tertawa dan bercanda di sepanjang jalan menuju laut. Suara mereka membuat Nananue terbangun dari tidurnya. Nananue keluar rumah dan langsung marah-marah pada anak-anak desa 

“Apakah orang tua kalian tidak mengajari kalian sopan santun.” Kata Nananue dengan marah 

Tapi anak-anak itu tidak menghiraukan kemarahan Nananue. Mereka masih tetap saja bercanda. Hal ini membuat Nananue semakin marah . 

“Kalian harus berhati-hati. Nanti akan ada ikan hiu yang akan memangsa salah satu diantara kalian.” Teriak Nananue. 

Anak-anak itu tetap saja berjalan ke arah laut, walaupun sebenarnya mereka mendengar teriakan Nananue. Mereka tidak mempercayai peringatan Nananue karena selama ini tidak pernah ada ikan hiu di laut tempat mereka berenang. 

Ternyata ucapan Nananue benar. Ada seekor hiu putih yang sangat ganas dan memakan salah satu anak-anak yang berenang tersebut. Anak-anak lain segera berenang ke pantai dan berlari ke desa. Mereka melaporkan kejadian tersebut kepada orang-orang desa. 

“Ini pasti perbuatan Nananue. Aku sudah mencurigai orang aneh itu sejak dulu.” Kata salah satu orang tua anak-anak tersebut. 

“Benar. Nananue pasti sakit hati pada anak-anak dan berubah menjadi Hiu. Aku yakin Hiu putih itu adalah jelmaan Nananue.” Beberapa orang juga membenarkan perkiraan orang yang mengatakan hal ini. 

“Aku yakin, bongkok di punggung Nananue adalah sirip hiu. Bagaimana kalau kita ke sana. Kalau terbukti Hiu putih itu adalah jelmaan Nanannue, maka kita harus segera bertindak.” Usul yang lain. 

Orang-orang desa pergi bersama-sama ke rumah Nananue. Ketika Nananue keluar dari pintu rumah, salah seorang dari orang-orang desa itu segera mendekati Nananue dan menarik jubah yang menutupi tubuhnya. 

Orang-orang desa itu menjadi sangat marah ketika melihat yang menempel pada punggung Nananue adalah sirip Hiu putih. Mereka langsung menangkap dan membakar Nananue. 

Abu Nananue kemudian dibuang ke laut dan berubah menjadi rumput laut yang beracun. Hingga kini masyarakat di Hawaii masih sering menemukan rumput laut beracun tersebut di tepi pantai. 

Pesan : Jangan berprasangka buruk kepada orang lain dan menganggap prasangka kita benar sebelum ada bukti yang kuat.

0 komentar:

Posting Komentar