Jumat, 04 Juli 2014

Ilustrator Bagi naskah buku anak

Kalau mengirim naskah ke penerbit apakah harus disertai dengan ilustrasinya juga? 

KEmana aku harus mencari ilustrator? 

Bagaimana sistem pembayaran bagi ilustrator? 

Biasanya itu adalah pertanyaan yang seringkali ditanyakan oleh penulis pemula yang belum punya kenalan ilustrator.

Memang ada penerbit yang sudah mempunyai ilustrator sendiri. Tapi tidak semua penerbit punya lho. Ilustrator yang ada di penerbit biasnaya julahnya terbatas sehingga seringkali proses produksi naskah menjadi sangat lama karena harus mengantri nunggu giliran naskah kita diilustrasi. 

Kalau kita ingin naskah kita cepat diterbitkan, maka ada baiknya kita memang mencari ilustrator sendiri. Ketika mengirim naskah ke penerbit maka kita juga perlu mengirimkan sample ilustrasi dari ilustrator pilihan kita tersebut. Jika memang gambarnya sesuai dengan standar yang diminta oleh penerbit, maka biasanya penerbit akan segera menyetujui nasah beserta ilustrator yang kita rekomendasikan itu. 

Ada beberapa sistem pembayaran yang bisa kita pilih untuk ilustrator: 
  • JIka ilustrasi dari penerbit maka kita hanya menyerahkan naskah saja dan kita akan mendapatkan royalti sebesar 5%.
  • JIka kita yang membayar ilustrator, maka kita akan mendapat royalti sebesar 10%. 
Sebaiknya kita membicarakan soal pembayaran di awal dengan si ilustrator. Apakah si ilustrator itu mau berbagi royalti dnegan kita sehingga penulis akan mendapat 5% dan si ilustrator mendapat 5% juga. 
Atau penulis harus membeli putus gambar yang diberikan oleh si ilustrator. 
Jika memang gambar itu dibeli putus oleh si penulis maka kita perlu berdiskusi dnegan penerbit tentang hal ini. Siapa tahu penerbit bisa memberikan uang muka pembayaran naskah yang bisa digunakan untuk menambah biaya pembelian ilustrasi. 

Ada beberapa kemungkinan yang ditawarkan oleh penerbit soal beli putus ilustrasi ini : 

  1. Penerbit akan membeli putus gambar dan memberikan royalti 5% pada kita. 
  2. Penerbit akan membeli putus gambar dengan perhitungan kita masih diberi royalti 10% dan uang pembelian gambar akan dipotong pada saat kita menerima royalti nanti. 
  3. Penerbit tidak mau membayar gambar tersebut karena kalau ilustrator dari kita maka tanggung jawab pada ilustrator juga ada pada kita. Jika hal ini terjadi maka yang bisa kita lakukan adalah : 
  • Membayar ilustrator dengan uang kita sendiri
  • Membayar ilustrator dengan uang muka yang kita dapat dari penerbit karena biasanya ada penerbit yang bisa memberikan uang muka kepada kita saat penandatanganan surat perjanjian penerbitan (SPP). 






0 komentar:

Posting Komentar