Rabu, 16 Juli 2014

Mahomet Si Anak Nelayan

Cerita Dari Iran 

Mahomet tinggal bersama dengan kedua orang tuanya di dalam kota tidak jauh dari pantai. Sebenarnya dulu ayah Mahomet adalah seorang nelayan, namun kemudian berhenti melaut dan memilih menjadi pedagang. Ketika kedua orang tuanya telah meninggal, keinginan Mahomet untuk menjadi nelayan sangatlah besar. Ia kemudian pergi ke pantai dan mencoba menangkap ikan dengan berbekal sebuah perahu dan jala yang sudah lama di simpan oleh ayahnya di gudang. 

Pada hari pertama melaut, Mahomet hanya mendapat dua ekor ikan. Salah satu diantaranya memiliki sisik yang sangat cantik sehingga Mahomet meletakkan ikan tersebut di sebuah kolam kecil di depan rumahnya. Sedangkan ikan yang satunya lagi ia masak dan dijadikan lauk makan malamnya. 

Keesokan harinya Mahomet pergi lagi ke laut untuk menangkap ikan. NAmun pada sore harinya ia mendapati rumahnya sudah bersih dan di meja makan sudah tersedia makanan untuknya. KArena lapar, Mahomet memakan semua makanan itu tanpa sisa. Pada hari-hari berikutnya, kejadian serupa selalu terulang lagi. Mahomet heran siapa yang telah melakukan semua ini untuknya. Maka pada suatu hari, Mahomet berpura-pura pergi ke laut. Padahal ia kembali ke dalam rumah melaui pintu belakang kemudian bersembunyi. 

Dari sebuah celah di rumahnya Mahomet bisa melihat semua yang terjadi di rumahnya. Tiba-tiba ia melihat air di dalam kolam bergerak-gerak dan ikan yang ada didalamnya melompat. Ikan itu kemudian menggerakkan badannya hingga semua sisiknya terjatuh dan berubah menjadi seorang Putri yang sangat cantik. Putri inilah yang kemudian membersihkan rumah dan memasak untuk Mahomet. 

Mahomet diam-diam membakar sisik ikan sehingga ketika sudah menyelesaikan semua pekerjaanya, Putri ikan itu tidak bisa lagi berubah menjadi seekor ikan. Pada saat inilah Mahomet menghampirinya. Karena sudah tidak bisa lagi berubah menjadi ikan, Putri yang cantik itu kemudian tinggal bersama Mahomet dan menjadi istrinya. 

Kabar tentang kecantikan istri Mahomet telah tersebar ke mana-mana. Raja kemudian memerintahkan pasukannya untuk mengambil istri Mahomet secara paksa karena ia ingin menjadikannya sebagai istri. Ketika Mahomet datang ke istana untuk menjemput istrinya, Raja memintanya untuk membuat sebuah istana yang terbuat dari emas di tengah lautan dalam waktu semalam, jika ia ingin mendapatkan istrinya kembali. Raja yakin Mahomet tidak bisa memenuhi permintaannya tersebut, sehingga istri Mahomet akan menjadi milik Raja. 

Sayangnya perkiraan Raja salah. Istri Mahomet justru meminta bantuan teman-temannya yang berada di laut untuk membangun istana seperti yang diminta oleh Raja. Keesokan harinya ketika istana itu sudah selesai, Raja sangat marah. Ia kemudian pergi ke istana tersebut untuk merusaknya. Rupanya laut menjadi marah atas keserakahan Raja dan gelombang laut yang tinggi menghantam kapal yang dinaiki oleh Raja hingga hancur berkeping-keping dan Raja pun mati ditelan ombak. 

Pesan Keserakahan akan membawa bencana seperti halnya yang dilakukan oleh Raja.

0 komentar:

Posting Komentar