Minggu, 13 Juli 2014

Putri Miranda

Putri Miranda adalah salah satu dari lima putri kembar Raja Mateo. Kelima putri itu semua cantik dan memiliki wajah yang sama persis. Sangat sulit untuk membedakan yang mana Putri Miranda atau Putri Mili atau putri-putri yang lainnya. 

Oleh sebab itu belum ada satu Pangeran pun, yang bisa menjadikan salah satu dari kelima putri kembar itu sebagai istrinya. Ini karena Raja Mateo mengajukan sebuah syarat yang berat. Pangeran yang akan meminang harus bisa membedakan, putri mana yang akan menjadi calon istrinya diantara lima putri kembar. 

Pada suatu hari Raja Mateo mengadakan sebuah pesta yang dihadiri oleh raja, ratu dan pangeran dari kerajaan-kerajaan tetangga. Dalam pesta itu Putri Miranda berdansa dengan Pangeran Pedro. Ternyata keduanya saling jatuh cinta, dan Pangeran Pedro berniat untuk meminang Putri Miranda. 

Agar bisa berhasil meminang Putri Miranda, Pangeran Pedro menyamar sebagai tukang kebun di istana Raja Mateo. Di sana Pangeran Pedro bekerja mengurusi kebun bunga dan menyiapkan rangkaian bunga untuk putri-putri Raja. 

“Apakah setiap putri menyukai bunga yang berbeda?” Tanya Pangeran Pedro kepada salah satu pelayan putri. 

“Tentu saja tidak, kelima putri-putri itu menyukai semua jenis bunga.” Jawab pelayan putri. 

Pangeran Pedro tetap menjalankan tugasnya sebagai tukang kebun. Ia terus merangkai bunga, sambil sesekali menanyakan kepada pelayan putri, tentang hal-hal yang bisa membedakan Putri Miranda dengan putri-putri yang lainnya. 

Pada suatu hari ada seorang pelayan yang datang mendekati Pangeran Pedro. Pelayan itu ingin belajar merangkai bunga. Kesempatan ini tentu saja digunakan sebaik-baiknya oleh Pangeran Pedro. 

“Kau sangat pandai merangkai bunga tukang kebun. Maukah kau mengajariku?” tanya pelayan putri Miranda. 

“Tentu saja aku mau mengajari pelayan setia Putri Mili.” Pangeran Pedro asal menebak, ia berharap pelayan itu bisa memberinya petunjuk. 

“Kau salah tukang kebun. Aku bukanlah pelayan putri Mili tapi pelayan putri Miranda. Kau ini sama saja dengan yang lain, tapi memang aku setuju, sangat sulit membedakan kelima putri kembar itu satu persatu.” Pelayan itu tertawa. 

Satu kebetulan yang ditunggu oleh Pangeran Pedro. “Kau benar pelayan. Maukah kau memberitahuku bagaimana membedakan Putri Miranda dengan putri-putri lainnya. Aku takut nanti aku malu kalau salah memanggil salah satu dari kelima putri kembar itu.” 

“Tentu saja aku mau memberitahumu, karena kau akan mengajariku merangkai bunga. Jadi Putri Miranda itu mempunyai tanda lahir, berupa bulatan yang sangat kecil berwarna hitam ditelinga sebelah kiri.” 

Pangeran Pedro sudah tahu bagaimana membedakan Putri Miranda dengan saudara-saudara kembarnya. Beberapa hari kemudian Pangeran Pedro datang kembali ke istana Raja Mateo, bersama dengan para pengawalnya dengan membawa banyak sekali hadiah untuk meminang Putri Miranda. 

Salah satu hadiah itu adalah lima pasang anting untuk diberikan kepada kelima putri kembar Raja Mateo. Anting itu langsung dipakai oleh para putri, di saat itulah Pangeran Pedro mengamati putri mana yang mempunyai tanda lahir ditelinga kirinya. 

Akhirnya Pangeran Pedro bisa membedakan Putri Miranda diantara saudara-saudara kembarnya. Raja Mateo pun akhirnya mengijinkan Pangeran Pedro dan Putri Miranda menikah. Ini semua berkat usaha Pangeran Pedro yang sangat gigih untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. 

Pesan : Berusahalah sekuat tenaga untuk mendapatkan apa yang kalian inginkan. Jangan mudah menyerah jika menemukan suatu halangan.

0 komentar:

Posting Komentar