Kamis, 31 Juli 2014

Sergevan Si Pemburu Rusa

Cerita Dari Finlandia 

Sergevan adalah anak muda yang sangat pemberani. Ia tinggal di negeri es dan sangat suka berburu rusa hingga ia dikenal sebagai si pemburu rusa. Sebagai pemburu muda Sergevan memang belum begitu pintar sehingga tidak banyak rusa yang sudah berhasil diburunya. Namun demikian, ia tidak pernah putus asa. Berbagai hutan cemara ia jelajahi selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Sergevan sangat ingin mecari pengalamn sebanyak-banyaknya hingga ia bisa menjadi seorang pemburu rusa yang ahli. 

Ketika berburu Sergevan bisa menginap di mana saja. Bisa di gua atau terkadang di rumah-rumah penduduk yang berbaik hati memberinya tumpangan. Suatu ketika Sergevan melewati sebuah rumah kecil saat badai mulai datang. Sergevan mengetuk rumah tersebut hendak memohon ijin menumpang di sana. 

“Masuklah anak muda, diluar udara sangat dingin.” Seorag nenek tua membukakan pintu, dialah pemilik rumah kecil itu. 

“Bolehkah aku menumpang menginap di sini nek?” tanya Sergevan. 

Nenek itu tersenyum ramah sambil menjawab, ”tentu saja boleh, bahkan aku sangat senang karena aku tidak sendirian hari ini.” 

Nenek itu menghidangkan secangkir susu hangat bagi Sergevan yang menghangatkan diri di depan perapian. Karena kelelahan akhirnya Sergevan tertidur. 

Keesokan harinya nenek yang baik hati tersebut menyiapkan sarapan bagi Sergevan. Keduanya menikmati makan pagi berupa segelas coklat hangat dan roti panas yang lezat buatan nenek. 

“Apakah kau akan berburu anak muda?” selidik si nenek. 

“Benar nek, sudah lebih dari satu minggu aku menjelajah hutan.” 

“Apa kau sudah menemukan rusa untuk kau tangkap?” tanya si nenek lagi. “Belum seekor pun rusa yang aku temui nek.” 

“Dulu ada seorang pemburu hebat yang juga sempat menginap di rumah ini.” 

“Maukah kau bercerita tentang si pemburu hebat itu, nek. Aku sangat ingin menimba ilmu dari pengalamannya berburu,” pinta Sergevan penuh semangat. 

“Tentu saja anak muda. Pemburu hebat itu dulu seringkali bernyanyi di hutan. Nyanyiannya itu ia maksudkan untuk memanggil rusa agar datang.” 

“Lalu apa lagi yang ia lakukan nek?” Tanya Sergevan tidak sabar menunggu terusan cerita si nenek. 

“Ia juga suka berburu ketika angin berhembus. Oleh karena itu ia selalu…..” 

Belum selesai nenek itu bercerita Sergevan langsung memotongnya, “pasti ia selalu berhasil menangkap rusa. Kalau begitu aku akan pergi sekarang juga nek, di luar angin sedang berhembus. Ini saatnya aku pergi, terima kasih nek atas nasehatnya.” 

Si nenek tidak sempat berbicara apa-apa ketika Sergevan keluar dari pintu rumahnya menuju ke hutan dengan langkah cepat. 

Beberapa hari kemudian Sergevan kembali ke rumah si nenek. Ia terlihat lesu karena gagal menangkap rusa. “Aku memang tidak berbakat jadi pemburu rusa nek. Dengan menuruti nasehat nenek yang berasal dari pemburu hebat itu pun aku tidak berhasil menangkap rusa setelah beberpa hari di dalam hutan.” 

“Memangnya apa yang telah kau lakuakn anak muda?” 

“Aku sudah bernyanyi untuk memnaggil rusa, tapi tak ada satupun rusa yang terlihat, bahkan kelebat bayangannya pun tidak.” 

Si nenek tersenyum,”anak muda, rusa akan berlari menjauh kalau mendengar nyanyian pemburu.” 

“Tapi kata nenek itu yang dilakukan oleh si pemburu hebat, lalu aku pun sudah ke hutan ketika angin berhembus, tapi yang kulakukan kali ini juga tidak berhasil. Tetap saja tidak ada satu pun rusa yang terlihat.” 

“Anak muda, kemaren itu aku belum selesai member nasehat padamu, tapi kau sudah memotong perkataanku dan langsung pergi. Sebenarnya aku ingin bilang oleh karena hal-hal yang aku ceritakan padamu itu, si pemburu hebat selalu gagal.” 

“Bagaimana bisa begitu?” tanya Sergevan. 

“Tentu saja anak muda. Rusa akan berlari menjauh jika mendengar ada suara manusia, apalagi ketika mendengar manusia bernyanyi. Rusa juga mempunyai penciuman yang sangat baik, sehingga ia bisa mencium bau manusia walaupun jaraknya jauh dengan bantuan angin. OLeh karena itu baumu akan tercium jika kau pergi ke hutan ketika angin berhembus searah dengan arah yang kau tempuh.” 

“Kalau begitu sekarang aku akan mendengar nasehatmu hingga selesai nek.” Serevan mendengarkan nasehat nenek hingga selesai, baru kemudian ia berpamitan. Berkat nasehat dari nenek, Sergevan kemudian terkenal sebagai pemburu rusa yang pintar. Ia tidak pernah gagal menangkap rusa setiap kali pergi berburu ke hutan. 

PESAN 
Menuntutlah ilmu dari seseorang yang telah berpengalaman dan cermatilah setiap pelajaran yang diberikan dari awal hingga akhir. Karena pelajaran yang setengah-setengah diterima akan menimbulkan salah pengertian.

0 komentar:

Posting Komentar