Senin, 04 Agustus 2014

Legenda Danau Laut Tawar

Cerita Rakyat Aceh 

Danau Laut Tawar terletak di Takengon Aceh Tengah. Di dekat danau terdapat sebuah gua yang terkenal dengan nama Loyang Puteri Pukes. Di dalam gua itu memang ada sebuah patung yang menyerupai seorang puteri dengan sanggul dibelakangnya. 

Alkisah dulu di kerajaan Takengon ada seorang puteri yang cantik jelita. Puteri ini bernama Puteri Pukes. Ia adalah anak tunggal sehingga kedua orang tuanya sangat menyayangi dirinya. 

Namun sayang, ketika dewasa Puteri Pukes ingin menikah dengan seorang laki-laki dari kerajaan tetangga. Kedua orang tua Puteri Pukes tidak menyetujuinya. Dalam bimbang, akhirnya Puteri Pukes memutuskan untuk tetap menikah dengan pangeran kerajaan tetangga. 

Maka ketika Puteri Pukes berpamitan untuk tinggal di kerajaan tetangga tempat suaminya, tentu saja kedua orang tuanya sangat sedih. Ibunda Puteri Pukes sangat menyesali keputusan anaknya. 

“JIka kau benar-benar akan pergi dari kerajaan ini, maka berjalanlah terus. Jangan pernah kau berpaling lagi kebelakang.” Pesan ibunda Puteri Pukes ketika anaknya berpamitan. 

Dengan perasaan yang sangat sedih, Puteri Pukes pergi meninggalkan kerajaan Takengon. Ia ditemani oleh suaminya dan para pengawal. Betapapun Puteri Pukes masih merindukan kedua orang tuanya. Hingga tanpa disadarinya, Puteri Pukes berpaling kebelakang. 

Di saat yang sama tiba-tiba petir datang dengan suara yang menggelegar. Langit menjadi hitam. Hujan turun dengan sangat lebat. Para pengawal meminta Puteri Pukes dan suaminya berteduh di dalam gua. 

Hujan turun selama berhari-hari. Hingga tanpa terasa, genangan air di luar gua sudah menjadi sebuah danau yang besar. Ketika hujan turun, para pengawal pun memanggil Puteri Pukes dan suaminya untuk melanjutkan perjalanan.

Namun apa yang terjadi. Tidak ada jawaban dari dalam gua. Ketika para pengawal itu memberanika diri masuk ke dalam gua, mereka menemukan Puteri Pukes sudah menjadi batu. 

Menurut kepercayaan orang-orang sekitar, patung Puteri Pukes hingga saat ini masih sering menangis. Itu sebabnya badan patung Puteri Pukes lebih besar dari bagian atasnya. Sedangkan suami Puteri Pukes menghilang entah kemana. 

Namun yang pasti didekat sana ada sebuah lubang yang dipercaya sebagai jalan ketika suami Puteri Pukes lari. Hingga saat ini masyarakat sekitar juga masih percaya bahwa arwarh suami Puteri Pukes masih menjaga istrinya.

Hikmah Cerita
Patuhilah nasehat orang tuamu. Jangan membuat mereka kecewa.

0 komentar:

Posting Komentar