Senin, 29 September 2014

Membuat Outline (Proposal Naskah ) Buku

Ini adalah outline yang saya kirim dan di acc oleh penerbit Cahaya Atma -Yogyakarta. Outline ini skerang sudah menjadi buku. Walaupun ini adalah outline buku pertaian, tapi format outline ini bisa juga dipakai untuk jenis buku apa saja . 

JUDUL : MENANAM BUAH KOMERSIL 
ALTERNATIF JUDUL : MENANAM ANEKA BUAH-BUAHAN 

TEMA : MENANAM POHON BUAH-BUAHAN 

TARGET PEMBACA: Remaja, Dewasa, laki-laki maupun perempuan 

KELEBIHAN NASKAH : Naskah ini berupa tips praktis bagi para hobiis atau pun calon pengusaha maupun pengusaha tanaman buah. Penyajiannya simple dan mudah dipahami. 

RENCANA JUMLAH HALAMAN NASKAH : 80 halaman NAMA PENULIS : Astri Damayanti 

TENTANG BUKU INI:Buku ini merupakan sebuah buku panduan bagi para hobiis maupun calon pengusaha atau para pengusaha tanaman buah. Beberapa tips-tips praktis dari mulai pembibitan, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit maupun pasca panen disajikan secara lengkap di sini. 

Pengantar dari penulis 
Daftar Isi 

BAB I 
MENANAM BUAH DI PEKARANGAN ATAU DI KEBUN BUAH? 

Deskripsi: Berisi daftar tanaman buah yang cocok untuk kebun atau pekarangan disertai dengan syarat tumbuhnya. 

BAB II 
MENYIAPKAN BIBIT 

Sub Bab: 
1. Menyemai bibit 
2. Bibit dari cangkok 
3. Bibit sambung 

Deskripsi: Tips praktis tentang hal-hal yang perlu diketahui seputar menyemai biji, mencangkok serta menyambung, juga kelebihan dan kekurangan masing-masing teknik tersebut. 

BAB III 
MENANAM ALPOKAT 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB IV 
MENANAM PISANG 

 Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB V 
MENANAM JAMBU AIR 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB VI 
MENANAM JAMBU BIJI 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB VII 
MENANAM MANGGA 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB VIII 
MENANAM PEPAYA 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB IX 
MENANAM RAMBUTAN 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB X 
MENANAM JERUK 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XI 
MENANAM SALAK 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XII 
MENANAM NANAS 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XIII 
MENANAM ANGGUR 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XIV 
MENANAM NANGKA 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XV 
MENANAM DURIAN 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XVI 
MENANAM BELIMBING 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XVII 
MENANAM DELIMA 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XVIII 
MENANAM SAWO 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XIX 
MENANAM SEMANGKA 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen 

BAB XX 
MENANAM MELON 

Sub Bab: 
1) Mengolah tanah (membuat lubang tanam dan persiapan tanah hingga siap tanam) 
2) Menanam 
3) Pemupukan 
4) Pengendalian hama dan penyakit 
5) Pasca panen

Jumat, 26 September 2014

Penerbit BIP Mencari Naskah Non Fiksi

Tulisan ini saya Copy PAste dari Fan Page penerbit Bhuana Ilmu Populer (https://www.facebook.com/notes/penerbit-bip-gramedia/bip-cari-naskah-nonfiksi/693819934007023) 

1. Kategori : Kesehatan 
Topik: 

  • kehamilan 
  • tumbuh kembang anak 
  • kesehatan anak usia 0-5 tahun 
  • herba 
  • diet (membahas beragam hal tentang diet; beragam model diet, misalnya: OCD, diet karbohidrat, diet ala mediterania, dst...) 

Ketentuan: 

  • tulisan dalam bentuk naskah jadi (bukan draf atau outline) 
  • ditulis dalam format Ms. Word; spasi 1,5; 80-120 hlm (mohon sertakan foto/gambar yang digunakan dalam naskah yang diajukan) 

2. Kategori: Referensi 
Topik:

  • Percakapan bahasa Inggris-Indonesia (buku saku) 
  • traveling seputar negara-negara asia 
  • tips & trik seputar back packer, solo traveler dan group traveler 
  • traveling seputar museum (panduan keliling museum di suatu daerah) 

Ketentuan

  • tulisan dalam bentuk naskah jadi (bukan draf atau outline) 
  • ditulis dalam format Ms. Word; spasi 1,5; 80-120 hlm (mohon sertakan foto/gambar yang digunakan dalam naskah yang diajukan) 
  • untuk naskah traveling, ditulis dalam format Ms. Word; spasi 1,5; 100-200 hlm (mohon sertakan foto/gambar yang digunakan dalam naskah yang diajukan) 

3. Kategori: Buku Pendamping Belajar 
Topik: 

  • Bidang studi eksakta (matematika, fisika, kimia; IPA), terutama untuk kelas 4, 5, 6 SD dan SMP 
  • Buku kumpulan soal (bank soal) ujian SD dan SMP - Buku persiapan ujian mandiri masuk perguruan tinggi. 

Ketentuan: 

  • tulisan dalam bentuk naskah jadi (bukan draf atau outline) 
  • ditulis dalam format Ms. Word; spasi 1,5; 80-120 hlm (mohon sertakan foto/gambar yang digunakan dalam naskah yang diajukan) 
  • khusus untuk buku kumpulan soal ujian, maksimal 3 paket soal untuk masing-masing bidang studi, berikut dengan pembahasannya. 

4. Kategori: Agama 
Topik: 

  • tentang sabar 
  • tentang suatu surat dalam Al-Qur’an, misalnya Al-Mulk & Al-Waqiah 
  • remaja: hijab, pergaulan 
  • keutamaan sholat dhuha, sholat hajat 
  • demi masa 

Ketentuan: 

  • tulisan dalam bentuk naskah jadi (bukan draf atau outline) 
  • ditulis dalam format Ms. Word; spasi 1,5; 80-120 hlm (mohon sertakan foto/gambar yang digunakan dalam naskah yang diajukan) 

5. Kategori: lain-lain 
Topik:

  • buku soal CPNS 
  • buku soal Psikotes 

Ketentuan: 

  • tulisan dalam bentuk naskah jadi (bukan draf atau outline) 
  • maksimal 3 paket soal untuk masing-masing bidang studi, berikut dengan pembahasannya. 

Cara kirim: 
1. Naskah dikirim ke redaksi.bip.gramedia@gmail.com 
dengan attachment, 
bukan diketik di body E-mail. 
Subjek E-mail: PN_Nonfiksi_(kategori naskah). 
Contoh: PN_nonfiksi_agama. 

2. Naskah diketik di Ms. Word, 
ukuran kertas A4, 
Times New Roman 12, 
spasi 1,5pt, 
margin normal. 

3. Naskah merupakan naskah final, bukan draft atau outline. 

Periode pengumpulan naskah: sampai dengan 31 Oktober 2014.

Mengirim Naskah Ke penerbit Andi Yogyakarta

Ini adalah kumpulan info yang saya dapat dari editor penerbit Andi Yogyakarta maupun di webnya penerbit Andi 

Yang punya hobi atau ketrampilan apa saja, bisa ditulis dijadikan buku lho! Atau tema ringan-populer seperti kumpulan tip, rahasia (dapur, kecantikan, keharmonisan RT, sehat & bahagia, dll) bisa juga. Silakan saja kontak desi@andipublisher.com 

Untuk menawarkan naskah bisa lewat proposal dulu, tidak sekedar outline, tetapi dibuat gambaran menyeluruh: deskripsi naskah, judul, sinopsis, daftar isi, segmen pasar, sampel 1-2 bab isi, dan biodata penulis. Tetapi bila ada naskah lengkap bisa langsung dikirim. 

  • Naskah Ekonomi dan Perpajakan, 
  • Bisnis dan Investasi, 
  • Pertanian 
  • Novel dan Buku Anak 
  • Motivasi 
  • Kesehatan 
  • Komputer Pelajaran
  • biografi, 
  • pariwisata dll 
  • Kuliner, hobi dan keterampilan 


Apa kelebihan Penerbit ANDI dibanding penerbit lain? 
• Buku ANDI telah memiliki Brand Name tersendiri di hati masyarakat. 
• Memiliki jaringan distribusi yang luas. 
• Memiliki mesin cetak sendiri sehingga hasil, kecepatan, dan kualitas dapat diatur dengan baik. 
• Memiliki sistem royalti yang jelas, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bentuk Royalti Penerbit ANDI 

Penerbit ANDI memberikan royalti sebagai berikut: 
Besar royalti standar adalah 10%, 
dengan perhitungan: 10% x harga jual x oplah (potong pajak) 
Mengingat Penerbit ANDI memiliki bentuk kerja sama yang beragam pada saluran distribusi pemasaran, maka perhitungan royalti adalah berdasarkan buku yang benar-benar telah terbayar lunas, dengan demikian buku yang sifatnya konsinyasi atau kredit belum dianggap sebagai buku laku. 
Dalam hal ini Penerbit ANDI akan selalu menjaga kejujuran dan kepercayaan bagi semua relasinya, ini semua karena nama baik sangat penting bagi Penerbit ANDI. 

Naskah yang dikirim Lewat pos/paket bisa ditujukan ke: 
Penerbit ANDI 
Jl. Beo 38-40 Yogyakarta 55281 
Telp (0274) 561881; Fax (0274) 588282

Kamis, 25 September 2014

Membuat Buku Dari Blog

Ada banyak yang menyangka kalau yang namanya PENULIS itu adalah seseorang yang sudah menghasilkan buku. Dan ironisnya pendapat ini muncul dari para blogger. Lha padahal yang namanya blogger itu kan juga penulis. Menulis itu bisa dimedia manapun, bahkan menulis kisah sehari-hari yang seringkali dianggap gak penting di buku harian juga merupakan kegiatan menulis. 

Ada banyak blogger yang menulis setiap hari. Bahkan ada yang menulis bisa lebih dari postingan setiap hari di blognya. Baik itu tulisan campur-campur di blognya juga tulisan niche yang memang hanya fokus pada tema tertentu. Sayangnya hampir sebagian besar blogger gak PD dengan tulisannya sendiri. 

PAdahal kalau tulisan itu dikumpulkan bisa dijadikan buku. Tidak Cuma 1 buku, bisa lebih dari buku malahan. Karena ada yang sudha nge-blog sejak 3 tahun lalu bahkan ada juga yang lebih dari 5 tahun yang lalu. Jumlah postingannya juga gak sedikit, ratusan jumlahnya. Kalau dalam satu buku perlu 120 halaman, maka itu perlu 110 postingan. Nah kalau di dalam sebuah blog ada 300 postingan itu artinya sudha bisa jadi 3 buku, bukan? 

PErtanyaannya adalah bagaimana caranya membuat postingan yang banyak itu menjadi buku. Berikut ini adlaah beberap tips yang bisa aku berikan bagi para blogger yang ingin menjadikan tulisannya sebuah buku. 

1. Buat ide pokok 

Ide pokok ini bisa diartikan sebagai fokus atau konsep besar dari buku yang akan kita susun. Di dalam postingan blog kita baik itu blog niche maupun blog gado-gado pasti berisi beberapa ide pokok. Misalnya saja blog wisata yang isinya bisa saja tentang wisata jawa barat, wisata kuliner dll. Atau kalau blog gado-gado bisa saja isinya tentang parenting, pendidikan, curhat sehari-hari dll. 

Nah kita buat ide pokoknya dengan memikirkan hal-hal yang paling banyak dimintai pembaca. Misalnya kita akan membuat ide pokok dari kumpulan tulisan parenting dari blog gado-gado milik kita. Atau bisa juga kita buat ide pokok berupa kumpulan tulisan wisata sejarah Jawa Timur dari blog wisata milik kita. Dari satu blog kita bisa lho mendapatkan beberapa ide pokok yang akan menjadi beberapa judul buku 

2. Buat Draft buku 

Setelah menemukan ide pokok  kini saatnya kita membuat sebuah konsep buku atau yang biasa dikenal dengan draft buku atau garis besar daftar isi. Hal ini penting dilakukan untuk memudahkan kita mengecek tulisan yang sudah kita buat dan menjadikannya sebuah rangkaian tulisan yang saling berkaitan. Draft buku ini bisa saja berisi pembagian ide pokok yang kita buat menjadi ebberapa sub bagian. Sebelum akhirnya dijabarkan lagi menjadi judul-judul yang akan menjadi isi buku kita. Misalnya ide pokok kita tentang wisata sejarah Jogja, maka kita bisa memecah ide pokok itu menjadi draft buku berupa:

  • Wisata sejarah Pantai Jogja 
  • Kuliner bersejarah Jogja 
  • Wisata bangunan bersejarah Jogja 
  • dst

3. Kumpulkan Tulisan 

Dari draft buku yang sudah ada kini saatnya kita mengumpulkan tulisan yang sudha ada di blog berdasarkan bagian-bagian yang sudah kita susun. Tugas kita di sini cuma copy paste aja dulu hingga tulisan kita terbagi-bagi dalam kelompok yang tepat. 


4. Rapikan kumpulan tulisan 

Jika sudah terkumpul, maka tugas kita selanjutnya adalah mengedit ulisan yang ada. Membaca ulang dan memperbaiki di sana sini supaya tulisan kita enak dibaca dalam format buku. Karena biasanya ketika menulis di blog kita seringkali memperhatikan kata kunci sehingga ketika dijadikan naskah buku tulisan kita akan jadi garing karena kebanyakan bumbu kata kunci. 


5. LEngkapi dengan foto pendukung 

INi yang paling penting. Foto pendukung untuk buku adalah foto dengan resolusi tinggi. Beda halnya dnegan foto yang ada di blog yang merupakan foto dengan resolusi rendah. Untuk tulisan wisata atau kuliner tentu saja akan lebih baik jika menggunakan foto koleksi pribadi. Namun untuk tulisan jenis lain, jangan khawatir, karena penerbit pasti akan membantu soal foto pendukung ini. 

6. Tentukan judul yang menjual 

Terakhir baru kita memikirkan soal judul. Judul yang bagus adalah yang bisa menarik pembaca tapi jangan juga judul ini menipu pembaca. Aku sendiri paling sebel kalau beli buku juduulnya bagus tapi pas di baca baru beberapa halaman ternyata jduulnya nipu banget . KAlau sudah gini mendingan aku buang aja deh bukunya.

7. Kiirimkan ke penerbit

KAlau semua sudah rapi kini saatnya mengirim ke penerbit lewat email. Memang ada beberapa penerbit yang hanya mau menerima naskah dalam bentuk hard copy, tapi penerbit yang mau menerima naskah soft copy jauh lebih banyak. 

Selasa, 23 September 2014

Pendidikan Karakter dan Kemerdekaan Belajar


Aku menghabiskan masa kecilku di Solo. Sebuah kota kecil tapi cukup rame. Di mana tradisi yang bernama "unggah-ungguh" itu amat sangat dijunjung tinggi. Baik itu dilingkungan keluarga ataupun di lingkungan pergaulan apalagi di sekolah. 

Setiap pagi sudah menjadi kebiasaan selalu menegur ibu atau bapak guru yang baru datang. Segal hal yang berbau sopan santun selalu dilakukan secara otomatis tanpa paksaan. Ini membuat anak-anak seusiaku waktu itu amat sangat santun pada orang tua. Sayangnya kebiasaan itu tidak lagi ada di lingkunganku sekarang di Jakarta. 

Tapi toh pada kenyataan aku masih menerapkan "unggah-ungguh" ini pada anak-anakku. Karena bagiku guru karakter terbaik adalah orang tua itu sendiri. Ini karena pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Tapi tanggung jawab terbesar pendidikan karakter anak adalah justru terletak pada orang tua. Ini karena karakter itu berhubungan dengan hati sehingga harus disampaikan dari hati ke hati. Dan hati terbaik yang bisa menyampaikan pendidikan karakter ini adalah ibu atau ayah yang memiliki hubungan batin kuat pada anak-anaknya. 

Masih teringat sekolah waktu SD, di mana aku sangat bersemangat berangkat ke sekolah. Itu semua karena tidak ada yang memaksaku melakukannya. Aku secara sukarela pergi ke sekolah dan sangat bersemangat karena di sekolah aku bisa bertemu teman-temanku. Tapi sebenernya yang bikin aku semangat ke sekolah adalah aku bisa jajan di kantin pada saat istirahat. Aku suka minum limun temulawak dan makan ketan bubuk juruh dengan bebas tanpa diketahui oleh eyangku. 

Tapi aku gak suka mengerjakan PR karena itu adalah sebuah paksaan. Aku juga tidak suka belajar dipaksa sebenarnya tapi karena adanya "unggah-ungguh" itulah maka aku akhirnya belajar untuk menghormati guruku. Aku sendiri bahkan tidak tahu aku bisa apa setelah mempelajari semua pelajaran tersebut. Aku juga tidak tahu untuk apa sebenernya aku mempelajari banyak hal. Yang aku tahu saat tu adalah aku harus sekolah karena anak yang tidak sekolah akan memalukan keluarga. 

Bahkan ketika duduk di SMA aku masih belum tahu untuk apa aku belajar di bangku sekolah. Aku juga tidak tahu aku harus menjadi apa nantinya. Yang jelas saat itu aku tidak memikirkan untuk menjadi penulis, padahal aku senang menulis. Karena Penulis bukanlah sebuah pekerjaan yang masuk ke dalam daftar cita-cita waktu itu. Hingga akhirnya aku harus dengan terpaksa mengambil keputusan akan kuliah kemana. KArena bapakku bekerja di departemen pertanian, satu-satunya yang terpikirkan olehku adalah kuliah di fakultas pertanian. 

Saat kuliah adalah saat-saat yang paling menyenagkan dalam hidupku. BUkan karena aku suka pada mata kuliah pertanian, tapi karena aku merasa aku bisa tahu untuk pertama kalinya untuk apa aku mempelajari sesuatu. Aku juga suka kampusku karena sebagian besar waktuku adalah di luar ruangan. Ada banyak tugas yang berkaitan dengan menanam tentunya. Dan itu sangat menyenangkan. 

Kini setelah menjadi orang tua dengan dua anak aku mengerti benar bahwa belajar yang efektif itu adalah tanpa paksaan. Itu sebabnya aku tidak pernah menyuruh anak-anakku belajar. MAlahan anakku heran ketika aku datang ke sekolah mereka dan bicara langsung pada gurunya agar tidak memberikan PR. Waktu belajar anak adalah di sekolah. Ketika sampai di rumah ia bebas melakukan apapun. Aku tidak ingin pikiran anakku dihabiskan pada masa kecilnya. Aku ingin anak-anakku sekolah setinggi-tingginya, sehingga penting untuk menjaga agar pikiran mereka tidak lelah. Toh pada kenyataannya ketika teman-teman sekelas anakku sudah lelah karena les ini itu, anaku justru sedang semangat-semangatnya belajar dengan segenap hatinya. 

Aku sendiri sebagai praktisi pendidikan sebenernya terlibat langsung dalam penyusunan kurikulum. Sehingga aku tidak akan serta merta menyalahkan kurikulum. Karena bagiku penyampaian kurikulum hingga sampai kepada siswa itu ibarat pesan berantai. Di mana di tengah jalan pasti ada saja yang ditambah atau dikurangi. BElum lagi masalah kompetensi guru yang tidak sama. Tapi toh saat ini aku tidak bisa memilih sekolah bagi anak-anakku sesuai dengan sekolah impianku. Aku hanya bisa meluruskan pendidikan anak-anakku ketika aku rasa mereka keluar dari jalur pendidikan yang sebenarnya. 

Buatku yang namanya sekolah impian itu adalah sekolah dimana siswanya bisa belajar dengan bahagia. Di sekolah ini anak-anak harus tahu untuk apa nantinya pelajaran yang mereka pelajari. Anak-anak juga harus memiliki kompetensi tertentu setelah mempelajari sesatu. JAdi mereka tidak membuang-buang waktu mempelajari hal-hal yang tidak mereka perlukan apalagi yang tidak mereka inginkan. 

Yang namanya sekolah impan bukanlah sekolah dengan bangunan megah bak penjara. Tapi sekolah di tepi sawah dengan saung sebagai peneduhnya akan menjadi sekolah impian jika itu menyediakan kebebasan belajar dan berekspresi bagi siswanya. Sekolah impian juga mengerti benar bahwa siswa adalah manusia, bukan robot yang tidak kenal lelah.  

Sekolah impian itu harus bisa mendorong siswanya untuk memiliki impian besar sedini mungkin. Sehingga siswa bisa bersemangat belajar demi meraih impian-impiannya. Yang paling penting lagi adalah di sekolah impianku, anak-anak bisa terbiasa dengan pendidikan karakter yang juga diberikan oleh semua guru-gurunya, sesuai dengan bidang yang diajarkan. Di mana guru-guru disekolah impian harus mengajar dengan sepenuh hati. Sehingga mereka memiliki rasa tanggung jawab lahir dan batin sebagai pendidik, bukan hanya mendidik karena gaji guru yang besar semata. 

Tulisan ini diikutkan dalam Give Away Sekolah Impian 






Senin, 22 September 2014

Menjijikkan Tapi Baik Buat Tubuh KIta

Judul: Jijikologi 
Penulis: Sylvia Branzei 
Illustrator: Jack Keely 
 Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama 
Jumlah halaman: 160 halaman 
Ukuran: 22,5 cm 
Terbit: 2014 ISBN : 978-602-03-0422-9 
Harga :Rp. 94.000 

Yang Menjijikkan Itu Baik 

Kamu pasti jijik ketika melihat muntah. Padahal itu adalah muntahan yang berasal dari perut kamu sendiri. Di Dalam muntahan itu memang ada lendir-lendir yang merupakan campuran cairan perut dan air liur. Selian itu juga ada makanan yang kamu makan dan keluar dalam keadaan setengah hancur. 

Tahukah kamu jika muntah itu terjadi karena ada hal yang menggangu lapisan perut? Jadi daripada makanan atau minuman berkuman yang kamu makan itu membuat tubuh sakit, lebih baik dikeluarkan. 

Selain muntah masih ada hal-hal menjijikkan lain yang dijelaskan dalam buku ini. Seperti tentang upil, jerawat, kentut, ingus juga ketombe. Ada juga hal-hal jorok yang menjijikkan yang diulas di sini seperti nanah, darah hingga kutu air.
This entry was posted in

Bermain Bersama TIni

Judul: Bermain Bersama Tini  
Penulis: Gilbert Delahaye + Marcel Marlier 
Penerbit:PT Gramedia Pustaka Utama 
Jumlah halaman: 104 halaman 
Terbit: 2013 
ISBN : 978-602-03-0787-9 
Harga :Rp. 95.000 

Menyelamatkan Kelinci 

Tini menemukan seekor anak kelinci diantara jerami. IA tahu itu adalah anak kelinci dari hutan yang tersesat. Ketika memelihara anak kelinci itu selama beberapa hari, Tini tahu kalau ia harus segera mengembalikannya ke dalam hutan. 

Tapi ternyata tidak mudah menemukan tempat yang aman bagi anak kelinci itu di dalam hutan. Bagaiamana Tini menghadapi bahaya selama di dalam hutan? Apakah Tini bisa pulang ke rumahnya? 

Petualangan Tini di dalam hutan ini adalah salah satu cerita seru dalam buku ini. Masih ada 4 cerita seru Tini lainnya dalam buku ini yang bisa kalian ikuti. Yaitu “Pindah Rumah”, “Pesta Kostum”, Kucing Liar”, serta “Kado Kejutan”.
This entry was posted in

Bermain Di Taman


Judul: Bermain Di Taman 
Penulis: Rosi L. Simamora 
Illustrator: Ria Radja Haba 
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama 
Jumlah halaman: 52 halaman 
Ukuran: 23 X 17 cm 
Terbit: 2014 
ISBN : 978-602-03-0936-1 
Harga :Rp 43.000 

Teka-Teki DI Taman 

Sepasang mata Bulat Besar. 
Sayap tipis yang transparan 
Terbang tinggi berputar-putar 
Sebelum hari diguyur hujan 

Coba tebak apa kira-kira yang dimaksud oleh pantun tersebut? Jawabannya adalah Capung. Pantun di atas itu dilengkapi dnegan gambar di sampingnya. Gambar capung yang ada masih belum lengkap. Di sana ada titik-titik yang harus kalian hubungkan hingga membentuk gambar capung. Setelah itu kalian bisa mewarnai gambar capung tersebut. 

Pantun di atas hanyalah salah satu dari 20 pantun yang ada dalam buku ini. Dengan buku kreatifitas anak ini kita bisa berpantun sambil main tebak-tebakan. Selain itu juga sambil melakukan aktifitas berupa menghubungkan titik-titik dan mewarnai. Seru bukan? 

Bermain Di Taman hanyalah salah satu judul buku aktifitas pantun yang seru ini. Masih ada lagi 3 buku pantun yang bisa kamu miliki seperti : “Di sekitarku”, “Aku Tinggal DI Hutan”, “Yuk Ke Pantai dan Laut”.
This entry was posted in

Tips Membuat Judul Buku Yang Menjual

Sebenarnya ini adalah tulisan dalam rangka berbagi pengalaman memilih judul buku ketrampilan. Ini berdasarkan buku-buku ketrampilanku yang rata-rata sudah dicetak ulang 8 hingga 18 kali sejak tahun 2005, dan sampai sekarang juga masih dicetak ulang. Siapa sih yang gak kepengen dapat royalti terus hanya dengan menulis sekali. Bahkan beberapa buku tersebut sekarang akan direvisi dan dijadikan buku baru dengan perbaikan produk. Ini berarti harapan royalti bertambah karena harga bukunya pasti naik. 

Judul yang aku maksud di sini adalah jenis ketrampilan yang akan dijadikan buku serta kekhususan, keunggulan atau keunikan yang akan kita pilih, sehingga orang akan tertarik membeli buku kita, karena buku kita beda atau punya keunggulan dari buku-buku lain. Jadi bukan membuat kata-kata cantik untuk membuat judul ya, karena untuk mempercantik judul itu biasanya dibantu oleh editor. 

1. Pilih jenis ketrampilan yang bisa dikembangkan menjadi usaha. 
Dulu waktu pertama kali aku membuat buku, itu karena tidak sengaja. Awalnya aku cuma ingin menambah penghasilan dengan mengikuti kursus hantaran pengantin. Karena banyak yang aku pelajari, maka aku selalu mencatat dan menyimpan hasil praktekku dengan baik. Kemudian aku berpikir untuk membuat buku, karena aku pikir banyak orang yang juga akan membuat usaha jasa hantaran pengantin sepertiku. 

2. Pilih jenis ketrampilan yang belum dibuat buku 
Biasanya penerbit akan sangat senang dengan judul yang seperti ini dan mereka akan langsung bergerak cepat untuk mencetaknya. Ini pengalaman ketika aku menulis buku tentang kemasan kain. Aku mendapatkan idenya dari sebuah acara di TV, tentang ibu-ibu yang membuka usaha mengemas kue-kue kering dengan mengggunakan kain. Aku coba cari di toko buku, tapi gak ada buku tentang mengemas kain tersebut. akhirnya aku browsing di internet dan aku mendapat banyak sekali bahan tulisan. kemudian aku susun dan aku berikan kepada penerbit. responnya sangat baik, naskahku langsung diberi jadwal pemotretan. Padahal naskahku yang sudah lama aku serahkan saja belum dikberi jadwal pemotretan. 

3. Tunjukkan bahwa buku kita tampil beda 
Ini akan terjadi jika kita menulis buku, di mana buku dengan ketrampilan sejenis sudah dijual di toko buku. Ketika akan menulis buku Pintar menjahit untuk pemula, awalnya karena aku mencari-cari buku menjahit di toko buku. Di sana ada beberapa judul buku menjahit, tapi ketika aku baca, aku malah bingung, nggak ngerti. Akhirnya aku berpikir untuk membuat buku menjahit untuk orang yang sama sekali belum mengerti menjahit, namun bisa belajar sendiri di rumah dengan mempraktekkan apa yang ada dalam buku ku. Hasilnya, buku Pintar menjahit telah dicetak sebanyak 18 kali sejak tahun 2007 hingga sekarang, dan penjualannya juga masih sangat bagus (minimal 300 buku /bulan) saat ini. 

4. Pilih jenis ketrampilan yang tidak mudah ditiru oleh orang lain 
Biasanya buku ketrampilan yang sejenis akan muncul dan menjadi kompetitor bagi buku pendahulunya dengan mengandalkan kreasi yang berbeda. Jadi, kalau kita membuat buku yang tidak mudah di tiru oleh orang lain, maka buku kita akan terus bertahan dan penerbit akan terus mencetak buku kita. Ini juga yang terjadi pada buku Pintar menjahit. 

5. Tulis sub judul yang unik, menarik dan banyak diminati. 
Aku membuat sub judul "kemasan hadiah unik, dan go green " pada buku kemasan kain. Ini aku lakukan karena sekarang sedang diminati segala hal tentang go green.

Minggu, 21 September 2014

Menulis Resensi Buku

Pagi ini aku membuka kembali sebuah file proposal naskah non fiksi yang sudah di acc dan berusaha mencari buku-buku di perpustakaan miniku sebagai bahan referensi. 

Ternyata ada sebuah buku baru, masih dibungkus plastik yang belum sempat terbaca dan cocok untuk bahan tulisanku. Itu artinya hari ini aku perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk membaca dari pada menulis. Sambil menyelam minum air, maka aku juga akan membuat resensi buku yang aku baca ini, dan rencananya akan mengirimkannya ke sebuah koran harian. 

Berikut adalah format RESENSI : 
Judul buku : ...................... 
Penulis : ......................... 
Penerbit : ...................... 
Halaman : ..................... 
Harga : .............................. 
Cetakan : ..................... 

Pembukaan = berisi tentang buku itu sendiri seperti tema buku serta genre buku 

Isi= mengulas isi buku tersebut dengan memberikan kelemahan dan kekuatan buku tersebut, jika diperluka bisa ditambah denan kutipan. 

Penutup= paragraf yang berisi rekomendasi terhadap buku tersebut, apa yang bisa menjadi alasan kuat sehingga buku tersebut pantas untukkita miliki. 

Jumlah kata-katanya juga gak lebih dari 700 kata atau gak lebih dari 3000 karakter. Itu sekitar 1,5 halaman A-4 spasi 1,5 TNS 12 

Scan sampul buku dan kirimkan jpgnya beserta file resensi dalam format word ke media yang kita pilih. 

Oh ya, sebelum menentukan media mana yang akan kita kirimi, maka kita perlu tahu karakter media tersebut. Gak mungkin kita mengirimkan resensi buku ketrampilan ke koran Kompas, dan jelas gak akan dimuat juga resensi buku politik di majalah parenting. 

Setelah resensi kita dimuat, maka kita perlu membeli media yang memuatnya, walaupun kita juga akan menerima bukti terbitnya. Mengapa kita harus mempunyai 2 bukti terbit? Satu bukti terbit untuk arsip kita ,sementara yang satunya akan kita kirim ke penerbit yang bukunya kita resensi. Biasanya penerbit akan memberi kita hadiah juga,bisa berupa buku dan ada juga lho penerbit yang memberikan voucher belanja di toko buku. 

Jadi jangan pernah merasa rugi ketika membeli buku baru. Selain bisa menjadi inspirasi, dengan membuat resensi juga akan memberikan banyak keuntungan finansial kepada kita. Yuk buat membaca buku dan menulis resensinya. 

Semoga bisa jadi inspirasi hari ini ya ...............♥♥♥

Sabtu, 20 September 2014

Dapat Buku Gratisan

Ini adalah yang kesekian kalinya mendapat kiriman dari penerbit. Kali ini barusan pak pos datang mengantar sebuah bingkisan. Dari penampakannya pastilah itu buku. Apalagi pengirimnya adalah penrbit Gramedia Pustaka Utama. 

Setelah aku buka di dalamnya ada 3 buah buku baru terbitan Gramedia Pustaka Utama. Didalamnya juga ada surat pengantar yang isinya pemberitahuan kalau bukti resensi buku anak yang dimuat di kompas dan aku kirim ke PT. Gramedia Pustaka Utama telah sampai. Sebagai balasannya aku pun mendapatkan 3 buah buku ini. 

Dalam surat tersebut juga dikatakan bahwa buku yang dikiirm ini bisa diresensi juga dan dikirim ke kompas anak. Inilah nikmatnya jadi resensor buku. Dari resensi yang dimuat oleh media aku mendapatkan honor. Setelah bukti resensinya dikirim lagi ke penerbit maka aku akan mendapat buku gratis lagi yang lebih banyak. 

Jadi gak ada alasan untuk tidak bersyukur hari ini. Sebagai tanda syukur maka hari ini aku akan meresensi ketiga buku tersebut untuk Blog Buku Anak tercintaku ini. Setelah itu linknya akan aku kirim lagi ke penerbit. Dan berharap akan dapat kiriman buku gratis lagi.  

Kamis, 18 September 2014

NPWP bagi penulis

Teringat salah satu alasan mengapa Penulis berhak dicantumkan dalam pilihan profesi di ktp, karena penulis wajib mempunyai NPWP.

Tanpa NPWP, maka besarnya royalty yang dipotong adalah 30% , sedangkan yang memiliki NPWP hanya membayar 15%. Lumayan kan selisihnya.
Mengurus NPWP itu sangat mudah dan tidak memakan waktu lama. Cukup datang ke kantor pajak sesuai dengan alamat kita tinggal. Minta formulir yang sudah disediakan di sana, isi dengan lengkap sekaligus ambil nomor antrian. 

Ketika sudah dipanggil, maka kita tinggal menyerahkan form tersebut kepada petugas, yang kemudian akan memberikan 3 lembar kertas kepada kita untuk diserahkan ke bagian yang sudah ditunjuk. Tinggal menunggu tidak lebih dari 30 menit, maka kartu NPWP kita sudah jadi.

Pengurusan ini tanpa biaya serupiah pun alias GRATIS.
Kalau gak mau repot, silahkan mendaftar by online di http://www.pajak.go.id/content/e-registration-0


Meminimalisir Penolakan Dari Penerbit

Semangat pagi ....... semangat berkarya dan berkompetisi yang jujur...........♥♥♥ 

Ada beberapa teman yang menanyakan mengapa banyak sekali penolakan yang mereka terima dari setiap proposal naskah yang diajukan. Setelah ngobrol beberapa saat akhirnya sayapun tahu apa kelemahan proposal naskah yang dikirimkan. Berikut adalah tips untuk meminimalisir penolakan : 

  1. Buku yang di acc oleh penerbit adalah buku yang bisa tampil beda dan dibutuhkan oleh banyak orang, sehingga kemampuan membuat konsep sebuah buku adalah hal utama yang harus dimiliki selain kemampuan menyajikan dalam bentuk tulisan yang menarik. (untuk penjelasan tentang membuat konsep yang bagus akan kita bahas lain waktu ya) 
  2. Yang sering dilupakan oleh para penulis ketika menulis naskah sebuah buku adalah tidak menuliskan naskah pembanding yang ada di toko buku dan tidak menuliskan kelebihan naskah yang dibuat. Padahal kedua hal ini sangat penting sebagai pertimbangan pihak marketing yang juga ikut menentukan apakah naskah kita di acc atau tidak. 
  3. Lebih banyak konsep pengekor dan hanya sedikit yang menjadi pelopor, padahal penerbit lebih menyukai konsep buku baru yang mempunyai banyak kelebihan. 


Jadi intinya, ketika mengajukan naskah kita harus kreatif dalam membuat konsep naskah dan bisa tampil beda...... selamat membuat outline sebanyak-banyaknya .......good luck ya ^_^

Rabu, 17 September 2014

Logika Dan Penelitian

Pagi ini just mengingatkan tentang “LOGIKA” dan “PENELITIAN”. Saat ini saya dan seorang teman sedang menulis sebuah buku inspirasi. 

Dari tulisan yang masih berbentuk draft kasar, saya menyadari ternyata logika, yaitu cara berpikir yang masuk akal dari seorang penulis sangat di perlukan. Ini akan berpengaruh pada alur berpikir si penulis untuk menyampaikan tulisan secara teratur dan terarah yang nantinya akan berpengaruh pada pemahaman si pembaca terhadap tulisan kita. 

Agar tulisan ini masuk akal dan bisa diterima dengan baik oleh pembaca, ternyata kita juga perlu melakukan penelitian diantaranya dengan cara : 
  1. Mengumpulkan bahan tulisan dari internet. 
  2. Mengumpulkan bahan tulisan dari buku atau majalah yang relevan 
  3. Wawancara dengan pihak yang relevan 
  4. Bertanya langsung pada ahlinya 
  5. Melakukan pengamatan langsung. 
Keep spirit untuk menulis yang berkualitas.

    Senin, 15 September 2014

    Tips Nulis Artikel

    Nulis artikel yuk........... berikut ini tips yang bisa saya bagikan sebelum menulis artikel : 

    1. Menentukan tema / topik. 
    2. Menentukan sasaran pembaca. 
    3. Lakukan penelitian, bisa dengan cara wawancara, atau browsing di internet. 
    4. Menentukan panjang artikel sesuai dengan ketentuan media dimana artikel ini akan kita kirim. 
    5. Buat garis besar /outline / kerangka tulisan yang akan dibuat. 
    6. Jika perlu konsultasikan outline tersebut kepada ahlinya, sekaligus melakukan wawancara. 
    7. Lakukan kegiatan menulis seperti halnya bercerita, biarkan apa yang ada dipikiran kita mengalir begitu saja. 
    8. Edit tulisan dan tambahkan atau kurangi informasi yang ada sesuai dengan kebutuhan, begitu juga dengan EYD. 
    9. Tambahkan foto jika memang diperlukan, foto ini tentu saja akan menambah honor yang akan kita terima

    Minggu, 14 September 2014

    Macau Kota Warisan Budaya Dunia

    Macau merupakan daerah administrative khusus yang berada di Propinsi Guangdong dengan luas wilayah 30.3 km2. Tepatnya di tepi barat Sungai Pearl Delta bersebelahan dengan kota Daratan Zhuhai dan berjarak 60 kilometer di sebelah timur Hongkong. Wilayah Macau terdiri dari Semenanjung Macau dengan luas 9.3 km2, Pulau Taipa 7.6 km2, Coloane 7.6 km2 serta daerah reklamasi Cotal 6 km2. 

    Pusat dari Macau adalah Macau Peninsula. Dari sini ada tiga jembatan jalan yang menghubungkan dengan 2 wilayah Macau yang lain yaitu Taipa dan Kepulauan Coloane. Di tanah reklamasi antara Taipa dan Coloane terdapat distrik baru yang dikenal sebagai Cotal. Di sinilah terdapat resort dan hotel besar berskala Internasional yang didukung dengan infrastruktur baru. 


    Arsitektur kota , seni, agama, tradisi juga makanan masyarakat Macau didominasi oleh perpaduan budaya Cina, Barat dan Portugis. Ini karena bangsa Portugis telah menetap di Macau sejak abad ke-16. Baru pada tanggal 20 Desember 1999 Macau menjadi Daerah Administrasi Khusus Republik Rakyat Cina. Bangunan unik yang ada di kota Macau tetap terpelihara dengan baik serta dijadikan sebagai pusat sejarah. Hal ini diakui juga oleh UNESCO dengan menetapkan Pusat Pusat Sejarah Macau dalam daftar warisan dunia pada tahun 2005. 


    Dengan adanya 25 monumen kuno serta taman dan tempat ibadah yang terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia, kini Macau menempatkan dirinya sebagai Pusat Pariwisata Dunia. Macau telah berkembang menjadi sebuah kota dengan tujuan wisata bertaraf Internasional dengan salah satu andalannya adalah wisata warisan budaya dunia. 


    1. Kuil A-ma 



    Ini merupakan kuil tertua di Macau. Bahkan kuil ini sudah ada sebelum kota Macau sendiri ada. Kuil yang berada di kawasan Barra Square ini mulai buka pada jam 07.00 hingga 06.00. Bangunan kuil ini terdiri dari Pavilion Gate, Arch Memorial, Hall Doa, Aula Kebajikan, Aula Guanyin serta Zhengjiao Chanlin atau yang dikenal sebagai Paviliun Budha. 

    Kuil ini sendiri terinspirasi oleh konfusianisme, taoisme, Buddhisme serta keyakinan rakyat banyak. Paviliun yang ada di kuil ini pun dibangun untuk menyembah dewa-dewa yang berbeda. Pembangunan kuil ini merupakan representasi dari teladan budaya Cina. 


    2. Moorish Barracks 



    Saat ini gedung yang dikenal sebagai barak Moor ini merupakan markas Badan Kelautan dan Perairan. Dulu gedung yang dibangun pada tahun 1874 ini merupakan tempat yang digunakan untuk mengakomodasi resimen India yang datang dari Goa. Resimen ini didatangkan untuk memperkuat kepolisian Macau pada saat itu. Bangunan barak ini merupakan integrasi dari arsitektur neo klasik dan pengaruh Moghui. Jika ingin berkunjung ke barak ini kita bisa mendatangi Calcada da Barra pada jam 09.00 hingga 18.00. 

    3. Lilau Square 



    Daerah ini merupakan kawasan perumahan Portugis pertama di Macau. Sehingga di sini kita bisa melihat bangunan rumah peninggalan Portugis yangmasih terjaga dengan baik. Ada kata-kata orang Portugis yang terkenal di sini, “ orang yang minum dari Lilau tak kan pernah melupakan Maau.” 

    4. Mandarin’s House 



    Bangunan ini merupakan rumah tradisional Cina yang dibanguun sekitar tahun 1869. DUlunya bangunan ini dihuni oleh tokoh sastra CIna bernama Zheng Guanying. Rumah ini terdiri dari halaman rumah serta bangunan rumah yang dilengkapi ornament campuran Cina dan Barat. Di sini ada ornament batu bata abu-abu yang merupakana ornament melengkung serta jendela kayu khas Cina dengan panel jendela yang dilengkapi mutiara dari India. 

    Rumah tradisional Cina ini bisa dilihat di Antonio da Silva Lane no.10. Kita bisa mengunjunginya dan masuk secara gratis. Rumah ini dibuka sejak jam 10.00 – 06.00 setiap hari kecuali hari Rabu. Informasi lebih lengkap mengenai rumah tradisional Cina ini juga bisa dilihat di http://www.wh.mo/mandarinhouse 


    5. Gereja St. Lawrence 



    Gereja ini menghadap ke laut dan berada di pantai selatan Macau. Merupakan salah satu dari tiga gereja tertua di Macau. Dulunya gereja ini dibangun oleh para Yesult pada pertengahan abad ke-16 dan diakuisisi pada tahun 1846. Jadi tidak heran kalau bangunan ini memiliki struktur Neo-klasik dengan inspirasi dekorasi Baroque. Gereja yang berada di Rua de Sao Lourenco ini dibuka pada jam 10.00 hingga 17.00. 

    6. Gereja Dan Seminari St. Joseph 



    Dua bangunan ini , yaitu gedung Seminari dan Gereja St Joseph berdiri berdekatan di Rua do Seminario. Gedung seminari tidka terbuka untuk umum. Namun gereja dibuka sejak pukul 10.00 hingga 17.00. 

    Bangunan Seminari didirikan pada tahun 1728 bersama dengan Universitas St Paul’s. Bangunan ini dulu merupakan basis utama dari kegiatan misionaris di Cina, Jepang dan sekitarnya. Di Seminari St Joseph ini diajarkan kurikulum akademik yang setara dengan universitas. Atas keberhasilannya ini Ratu Portugis Dona Maria I pada tahun 1800 memberikan gelar kerajaan yaitu “ House of the Mission Congregation”. Sedangkan bangunan gereja St Joseph dibangun pada tahun 1758. Arsitektur kedua bangunan ini menjadi teladan bagi arsitektur Baroque di Cina. 


    7. St. Agustine Square 



    St. Agustine Square merupakan sebuah alun-alun dengan trotoar batu khas Portugis. Di sekitar alun-alun ini terdapat bangunan tua diantaranya gereja St. Agustine, Teather Dom Pedro V, Seminari St Joseph serta perpustakaan Sir Robert Ho Tung. 

    8. Teater Dom Pedro V 



    Bangunan yang berada di kawasan St. Agustine Square ini merupakan teater yang bergaya barat pertama di Cina. Dibangun pada tahun 1860 dengan kapasitas 300 tempat duduk. Hingga kini gedung teater ini masih digunakan dalam acara-acara publik yang penting juga berbagai perayaan masyarakat Macau. Kita bisa berkunjung ke gedung ini setiap hari kecuali hari Selasa pada jam 10.00-06.00. 

    9. Perpustakaan Sir Robert Ho Tung 



    Gedung yang berada di St. Agustine Square no. 3 ini buka dari hari Senin hingga Sabtu pada pukul 10.00-19.00. Sedangkan pada hari Minggu dibuka sejak jam 11.00 – 19.00. Dulu bangunan ini merupakan kediaman Dona Carolina Cunha yang dibangun sekitar tahun 1918. Kemudian dibeli oleh seorang pengusaha bernama Sir Robert Ho Tung pada tahun 1918 dan digunakan sebagai tempat pengasingannya. Hingga akhirnya ia meninggal pada tahun 1955 dan bangunan tersebut diserahkan pada pemerintah Macau dan dijadikan sebagai perpustakaan umum. 

    10. Gereja St. Augustine 



    Gereja St. Agustine berada di kawasan Alun-alun St. Agustine No.2. Gereja ini dibuka sejak jam 10.00 – 18.00. Yang terkenal dari gereja ini adalah diselenggarakannya prosesi Paskah setiap tahun yang melibatkan ribuan umat. Gereja ini dibangun pertama kali oleh para Augustinian Spanyol pada tahun 1591. Oleh masyarakat Tionghoa gereja ini juga dikenal sebagai Long Song Miu atau Kuil Naga berkumis panjang. Ini karena bila dilihat dari kejauhan gereja ini akan terlihat seperti kumis naga yang melambai di udara. Kumis naga ini adalah daun-daun palem yang digunakan oleh para pendeta untuk memperkuat atap pada saat hujan deras. 

    11. Gedung Leal Senado 



    Gedung Leal Senado merupakan balai kota pertama di Macau. Di dalam gedung yang dibangun pada tahun 1794 ini terdapat ruang pertemuan di lantai pertama. Ruangan tersebut menghadap ruang perpustakaan dan dihias dengan ukiran yang cukup rumit mirip dengan ukiran yang ada di Biara Mafra serta sebuah kapel kecil di Portugal. Rancangan Neo Klasik yang terdapat di semua dinding di bangunan ini masih dipertahankan keasliannya hingga sekarang begitu juga tata letak ruangan-ruangan di dalamnya termasuk taman yang ada di halaman belakang. NAma Senado Loyal diambil dari ungkapan Raja Portugis Dom John IV di tahun 1654. Saat itu ia berkata “ City of our name of God Macau. There is none more loyal.” 

    Kini kita bisa mengunjungi galeri yang berada di San Ma Lo no. 163 ini pada pukul 09.00 -21.00 setiap hari kecuali pada hari Senin. Sedangkan jika ingin menikmati taman di bagian belakang gedung kita bisa datang setiap hari sejak pukul 09.00 – 21.00. 


    12. Senado Square 



    Sudah berabad-abad lamanya Senado Square menjadi pusat kota Macau. Di sini berbagai acara-acara publik juga acara perayaan hari-hari besar digelar. Alun-alun Senado ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah seperti bekas Gedung Senat serta kuil Sam Kai Vui Kun. Di sini pula surga belanja dan kuliner bagi para wisatawan. 

    13. Sam Kai Vui Kun (Kuil Kuan Tai) 



    Kuil yang berada di alun-alun pusat kota Macau tepatnya didekat St. Dominic Market ini bisa dikunjungi pada jam 08.00 – 18.00. Keaslian kuil ini masih terjaga dengan baik hingga saat ini. 

    14. Holy House of Mercy 



    Bangunan yang didirikan oleh Uskup pertama dari Macau pada tahun 1569 ini sekarang merupakan sebuah museum. Kita bisa datang ke museum yang berada di kawasan Senado Square ini setiap hari kecuali pada hari Senin pada jam 10.00-1.00 dan 2.30-5.30. Harga tiket masuk museum ini adalah MOP$5. Sedangkan bagi pelajar dan orang tua yang berusia diatas 65 tahun bisa masuk ke museum ini gratis. 

    15. KAtedral 



    Gereja katolik yang berada di Cathedral Square No.1 ini dibuka mulai jam 7.30-06.30. Uniknya katedral ini pada awalnya dibangun dengan taipa yaitu material tanah yang dicampur dengan jerami. Katedral ini dipugar pada tahun 1780. PAda saat itu pelyanan keagamaan dipindahkan untuk sementara waktu ke kapel lama Holy House of Mercy. Bangunan Katedral ini dilengkapi dengan lonceng kembar dan eksteriornya dibalut dengan plester Shanghai. 

    16. Lou Kau Mansion 



    Mansion yang berada di Travesca da Se no.7 ini dibangun pada tahun 1869. Dulunya bangunan ini merupakan rumah Lou Kau yang merupakan pedagang China terkenal meiliki rumah-rumah indah di kota pada saat itu. Rumah tua ini terletak didekat Senado Square da Cathedral Square. Kita bisa berkunjung dan memasuki bangunan tradisional Cina yang terdiri dari dua lantai ini setiap hari kecuali hari senin mulai jam 10.00-18.00. 

    17. Gereja St. Dominic



    Gereja St Dominic yang berada di alun-alun St. Dominic ini bisa didatangi setiap hari pada jam 10.00-18.00. Gereja tua ini dibangun oleh tiga pendeta Dominika Spanyol yang berasal dari Acapulco Meksiko pada tahun 1587. Ada hubungan persaudaraan antara gereja St.Dominic dengan Our Lady of the Rosary. Gereja ini juga menjadi tempat pertama diterbitkannya surat kabar Portugis di Cina. Surat kabar tersebut terbit pada tangal 12 September 1822 dengan nama A Abelha da China (China Bee). Dibelakang bangunna gereja terdapat sebuah museum kecil yang bernama Museum Seni Suci. Museum yang dulunya merupakan menara lonceng ini sekarang telah memamerkan koleksinya berupa 300 artefak. 

    18. Ruins of Paul’s 



    Bangunan yang didirikan pada tahun 1602-1640 ini dulunya merupakan Gereja Mater Dei. Pada tahun 1835 bangunan ini terbakar dan habis dilalap api. Sekarang tempat ini merupakan sebuah Museum of Sacred Art and Crypt. Kita bisa berkunjung ke sini setiap hari pada jam 09.00-18.00. Pada hari Selasa tempat ini buka pada jam 09.00-14.00. Di dekat reruntuhan gereja tua Mater Dei ini juga terdapat St.Paul College dan Mount Fortress. Ketiganya dikenal sebagai Acropilis Macau. 

    19. Kuil Na Tcha 



    Kuil ini menjadi lambang multicultural di Macau karena berada di sebelah Ruins of St.Paul. Tempat yang berada di Calcada de S.Paulo no.6 ini buka pada jam 08.00-05.00. Kuil ini dibangun pada tahun 1888 dan didedikasikan untuk menyembah Na Tcha. 

    20. Bagian dari Tembok Kota Tua 



    Benteng peninggalan bangsa Portugis ini dibangun pada awal tahun 1569. PAda jaman dahulu Portugis selalu membangun tembok pertahanan di sekitar pemukiman dan pelabuhan. Tembok besar ini dibangun dengan material yang dikenal dnegan nama chunambo. Yaitu campuran dari tanah liat, pasir, jerami padi, batu yang dihancurkan serta cangkang tiram. Semua material ini kemudian dipadatkan dalam lapisan-lapisan. 

    21. Benteng Gunung 



    Ini merupakan benteng yang dibangun pada area seluas 10.000 meter2. Bangunan benteng ini berbentuk trapezium dnegan keempat sudutnya berupa bangunan khas benteng yang ada di eropa. Benteng yang ini dibangun untuk pertahanan militer utama kota pada tahun 1617-1626. JAdi tidak mengherankan jika di benteng ini juga dilengkapi dnegan meriam, barak militer, sumur serta gudang senjata. Konon gudang snejata ini mampu menampung pasokan amunisi yang cukup digunakan hingga 2 tahun yaitu selama masa pengepungan berlangsung. BEnteng ini dibuka setiap hari kecuali hari Senin pada jam 07.00-19.00 

    22. Gereja St.Anthony 



    Gereja yang berada di St. Antonio Square ini ketika pertama kali dibangun sekitar tahun 1560 merupakan bangunan dari bambu dan kayu. Ini merupakan salah satu gereja tertua di Macau. Gereja ini sudah beberapa kali dibangun dengan tampilan terakhir yang bisa dilihat saat ini merupakan hasil pembangunan tahun 1930. Gereja ini dulu sering digunakan untuk menikah para tentara Portugis, sehingga dijuluki sebagai Cina Fa Vong Tong atau gereja Bunga. Kita bisa mengunjungi gereja ini pada jam 7.30-05.30. 

    23. Taman Casa 


    Sebelum menjadi gallery, tempat Ini merupakan sebuah rumah yang dibangun pada tahun 1770. Awalnya bangunan ini merupakan rumah tinggal seorang pedagang kaya asal Portugis bernama Manuela Pereira. Kemudian tempat ini disewakan pada East India Company hingga saat ini bangunan ini menjadi markas bagi Oriental Foundation. Kita bisa mengunjungi galeri yang berada di samping Camoes Square ini setiap hari kecuali hari Sabtu pada jam 09.30-06.00. Sedangkan jika ingin mendatangi taman Casa kita bisa datang pada jam 09.30-18.00. 


    24. Pemakaman Protestan 



    Pemakaman protestan yang berada di sebelah Taman Casa ini bisa dikunjungi pada jam 8.30-17.30. Di tempat ini juga dibangun kapel yang dikenal sebagai Kapel Morrison pada tahun 1821. Kapel ini dibangun untuk menghormati Robert Morrison yang hidup pada 1782-1834. Di tempat ini dimakamkan tokoh-tokoh Portugis dan Cina teremuka. Termasuk Goerge Chinnery yaitu seniman penting keturunan Inggris –Cina yang hidup pada tahun 1774-1852. 

    25. Benteng (+ Kapel dan Mercusuar) Guia 



    Benteng Guai yang dibangun pada tahun 1622 dan 1638 ini tidak hanya berdiri sendiri. Didalamnya juga dibangun Guai Chapel. Chapel ini didirikan dan ditinggali oleh biarawati Klaris sebelum ia mendirikan Biara St. Clare. Di sini juga terdapat Mercusuar modern pertama yanga da di pantai Cina. Mercusuar yang dikenal sebagai Guia Lighthouse ini didirikan pada tahun 1865. Kita bisa mengunjungi benteng ini setiap hari pada pukul 09.00-17.00. Sayangnya kita mercusuar tidak dibuka untuk umum. Sedangkan Kaple bisa dikunjungi setiap hari pada jam 09.00-18.00. 

    Bahan Bacaan : 

    http://id.macautourism.gov.mo/ 
    https://id.berita.yahoo.com 
    https://www.anakjajan.com 
    http://travel.kompas.com/ 
    http://travel.detik.com/