Selasa, 14 Oktober 2014

Menulis Cerita Horor

Yang namanya cerita horor itu belum tentu ada hantunya. Tapi yang jelas cerita horor itu ceritanya menakutkan dan adegannya mencekam. Bahkan cerita yang ada hantunya tapi dikemas dalam balutan komedi justru akan menjadi cerita komedi dan bukan cerita horor. 

Berikut tips menulis cerita horor: 
  1. Ide bisa diperoleh kapan aja, terutama di saat menjelang tidur atau ketika sendiri sambil membayangkan hal-hal horor yang mungkin saja terjadi. 
  2. Kalau ide sudah ketemu, lanjutkan menuliskan judul juga outlinenya. Ini penting karena bisa aja kan kita tidaksegera menuliskan cerita lengkapnya. Jadi outline ini bisa kita tabung dulu dan bisa kita tuliskan suatu saat nanti. Khusus yang ini berlaku juga untuk genre tulisan lain. 
  3. Buat juga sket jalan cerita yang mencekam dan dengan ending yang tidak terduga. 
  4. Namun perlu diingat, misteri jangan terlalu berlebihan sehingga nantinya justru cenderung membuat cerita kamu tidak masuk akal. 
  5. Buat tester biasanya ketika menulis kita juga merasa agak-agak merinding. Itu wajar karena itu tandanya kita menulis dengan hati. 
  6. Horor tidak harus berhubungan dengan hantu, cerita misteri yang menegangkan juga bisa jadi horor kok .
  7. Kalau mau menulis novel horor, ada baiknya kita punya catatan karakter dan setting di lembar terpisah. Ini penting supaya kita bisa membuat cerita menjadi logis dan ada benang merah satu dengan yang lain. 
  8. Sebaiknya ending berupa hal-hal yang paling horor atau hal-hal yang tidak terduga, asalkan bukan happy ending seperti di novel roman aja .
Hope ini bisa jadi inspirasi dan motivasi nulis pagi ini ya........ Happy Writing.

0 komentar:

Posting Komentar