Kamis, 09 Oktober 2014

Menulis Feature Wisata

Reader Digest Pebruari 2014
By Astri Damayanti 
Buat yang mau nulis feature “wisata” Tips berikut ini bisa dijadikan panduan . Selain tips di bagian akhir dari tulisan ini juga ada alamat media yang menerima tulisan wisata. 

1. Pilih keunikan yang ada di daerah tersebut. 
Keunikan ini biasanya tidak dijumpai ditempat lain, misalnya di Jogja, di sana ada pantai ngobaran yang merupakan tempat meditasi dgn arca-arca dan penataan tempat yang artistik. Kalau ada hal-hal unik yang terjadi di daerah yang kita kunjugi bisa juga diceritakan, misalnya ketika berkunjung ke aceh dan kita tidak memakai kerudung di sana, maka akan ditangkap oleh polisi syariat. 

2. Bisa juga kita ceritakan hal-hal lucu yang serig terjadi. 
Misalnya tentang dialog atau bahasa yang agak lain di daerah tersebut. Misalnya, di Medan arti dari kata “semalam” adalah kemaren, sedangkan kalau kita bukan orang Medan, pasti akan mengira semalam itu adalah tadi malam. 

3. Hal unik lain yang bisa diceritakan adalah tentang bentuk rumah, pakaian, makanan dll. 
Kalau di tempat tersebut ada sisi sejarahnya, hal ini bisa diangkat, misalnya kalau berkunjung ke Jepara, disana kan banyak tempat-tempat yang mengingatkan kita pada sejarah para wali dalam menyebarkan agama islam, nah ini bisa juga dijadikan bahan cerita. 

4. Teknik penulisan sebaiknya deskriptif.
Sedetail mungkin sehingga pembaca ketika membaca tulisan kita juga seolah-olah ikut serta dalam perjalanan yang kita ceritakan tersebut. Supaya lebih spesifik, harga tiap-tiap komponen bisa diikut sertakan, mislanya berapa kisaran harga hotel di sana, berapa ongkos angkot, dimana bisa mendapatkan makanan dan berapa harganya dll. 

5. Memakai sudut pandang aku 
Karena hanya si penulis yang melakukan perjalanan sendiri yang bisa menceritakan bagaimana serunya kisah wisata tersebut. 

6. Yang diceritakan adalah perjalanan sendiri bukan orang lain. 
Kisah perjalanan adalah perjalanan yang dilakukan dalam jangka waktu kurang dari setahun ketika tulisn tersebut dikirimkan. Karena biasanya suasana lokasi yang dikunjungi cepat berubah, jadi kalau misalnya kita mengunjungi tempat tersebut 2 tahun yang lalu pasti keadaannya sudah berubah kan. 

7. Naskah yang seringkali dimuat adalah tujuan wisata yang belum pernah dipublikasikan. 
Atau kalau sudah pernah dipublikasikan, maka ada keunikan yang diangkat dari tempat tersebut. Misalnya artikel tentang Masinlulik, sebuah tempat di NTT yang jarang sekali orang tahu bahwa di sana ada telapak kaki manusia purba dgn jarak lagkah selebar 15 km. 
Atau kalau mau bercerita tentang Solo, yang sudah sangat biasa di publikasikan kita bisa menuliskan keunikannya, misalnya tentang sebuah warung Selat Solo yang dari pelayan sampai menu dan tempatnya sangat unik, atau cerita tentang kuliner solo yang tidak banyak orang tahu, misalnya extrem kuliner, yaitu rumah makan yang menjual makanan-makanan aneh seperti sate landak, tengkleng kepala kambing dll. 

8. Sebaiknya menggunakan teknik cerita bertutur dengan segmen-segmen. 
Misalnya cerita tentang “Wisata perbatasan Timor-timur” maka kita akan bercerita bagaiamana jalan menuju ke sana, berapa lama, berapa biaya yang harus dikeluarkan.Nah, selain itu kita juga bisa membuat segmen-segmen berupa “ para pedagang sirih”, “Penjaga dengan badan kekar yang ramah”, “Pohon cendana” dll. 

9. Foto yang disertakan minimal 5 buah 
Dengan resolusi tinggi yaitu 500 kb s/d > 1 Mb. 

10. Foto yang disukai adalah foto-foto yang artistik.
Jadi menggambarkan keindahan dari tempat yang dituju. Buat judul yang menarik , misalnya “Tanjung Bastian, Surga Rahasia di Timur Indonesia”. 

11. Buat juga Cathcer yang menggugah 
Seperti misalnya,: Seperti lagu Koes Plus “Bukan lautan hanya kolam susu”, maka kolam susu yang sesungguhnya bisa ditemukan di Tanjung Bastian. 

Berikut ini alamat media yang bisa dikirimi artikel wisata :

Rubrik Perjalanan Majalah Ummi 
(panjang naskah : 5700 karakter), 
Email : kru_ummi@yahoo.com. 
atau dikirim ke redaksi Ummi, Jl. Mede No. 42A Utan Kayu, Jakarta Timur. 

Rubrik Jalan-jalan Leiure Republika 
(panjang nasah : 5000 karakter). 
Email : Jalan-jalan @Leisure Republika 

Rubrik oleh-oleh Femina 
(panjang naskah : 8.000 – 10.000 karakter no space). 
Email : kontak@femina.co.id. 

Rubrik KArtu Pos Reader Digest Indonesia
Email :readersdigestindonesia.redaksi@feminagroup.com

0 komentar:

Posting Komentar