Sabtu, 11 Oktober 2014

Setelah mengirim Naskah Ke penerbit

Ada seorang teman yang bertanya tentang bagaimana mengirimkan naskah ke penerbit. Berikut ini dalah pengalaman saya tentang mengirimkan naskah ke penerbit : 

1.Biasanya saya akan melihat-lihat katalog penerbit melalui web penerbit, sehingga saya tahu jenis buku apa saja yang mereka terbitkan, jadi kita gak salkim alias salah kirim naskah, ini salah satu strategi untuk meminimalisir kekecewaan karena penolakan. 

 2. Saya akan mengirimkan proposal naskah terlebih dahulu yang berisi : 
*judul 
*genre 
*target pembaca 
*kelebihan naskah 
*tentang buku ini (yang berisi ringkasan isi keseluruhan naskah) 
*daftar isi per bagian serta ringkasan perbagian 

3. Oh ya pada saat mengirim proposal naskah ini saya juga memberikan pengantar pada badan email secara ringkas. Pengantar saya diantaranya seperti ini : 

Dear redaksi .......... 

Berikut saya kirimkan outline dan sample tulisan serta sample ilustrasi dari buku yang sedang saya tulis dengan judul ............ 
Moga bisa diterbitkan di sini. Ditunggu kabar baiknya ya. 

Thanks Before 
Astri Damayanti 
(no Telp) 

4. Mencatat proposal naskah pada catatan sending naskah. 

5. Jika dalam waktu 3 bulan belum ada kabar maka saya akan menanyakan kabar naskah tersebut dan segera mengambil tidakan. 

6. Kadang belum ada sebulan , bahkan baru dalam hitungan hari saya sudah mendapatkan jawaban dari redaksinya, apakah naskah saya diterima atau ditolak. 
(untuk alasan penerbit mengapa menolak naskah serta mengapa penerbit perlu waktu untuk menentukan naskah kita diterima atau tidak, nanti akan kita bahas di lain hari ya..) 

7. Ketika proposal naskah sudah disetujui oleh penerbit, maka penerbit akan mengirimkan surat perjanjian penulisan naskah yang berisi sistem pembayaran naskah kita nanti serta tanggal berapa batas waktu kita menyelesaikan naskah. Biasanya surat ini dikiirimkan melalui pos, berhubung proses pengiriman ini lama, biasanya editor akan memberitahukan kepada kita by email atau by phone terlebih dahulu sehingga kita bisa segera menyelesaikan proposal naskah yang pernah kita kiirimkan dulu menjadi sebuah naskah utuh. 

8. Mengirim naskah utuh ke editor. Kalau memang naskah perlu dilengkapi dengan foto atau gambar, maka sebaiknya disatukan dalam cd atau dvd dan dikirim melalui pos, karena kalau di kiirim melalui email biasanya filenya sangak besar 

9. Menunggu naskah kita diedit dan di lay out. 

10. Koreksi naskah. 
Setelah naskah kita selesai diedit oleh editor dan di lay out, maka kita akan dikirimi print out naskah siap cetak atau yang biasa disebut dengan dami untuk kita koreksi. 

11. Setelah proses koreksi oleh penulis, maka naskah akan dicetak. 
PAda saat inilah kita akan menerima surat perjanjian penerbitan , yang isinya tentang hak dan kewajiban penulis. Seperti besarnya royalty, harga khusus pembelian buku, dll. Oh ya , kalau kita baru pertama kali menerbitkan buku pada penerbit tersebut, maka bagian administrasi akan menghubungi kita untuk meminta scan KTP dan halaman depan rekening serta NPWP, jadi harus disiapkan ya .

12. Ketika buku sudah selesai dicetak, maka kita akan mendapat kiriman edisi bebas yang jumlahnya bervariasi dari setiap penerbit. Biasanya antara 5 s/d 10 exemplar. Edisi bebas ini adalah buku yang telah di cap"tidak diperjual belikan" dan memang diberikan gratis kepada penulis.

0 komentar:

Posting Komentar