Rabu, 05 November 2014

Burasa Ala Palu


Aku menemukan Burasa ini di pasar tua Kota Palu Sulawesi Teggara. Menurut penjualnya Burasa adalah singkatan dari "Beras ada rasa". Kata burasa sendiri berasal dari bahasa Bugis. 

Kalau di Makasar juga ada makanan serupa dan namanya juga mirip-mirip yaitu "Buras". Yang artinya juga sama yaitu beras ada rasa. Burasa ini bisa awet hingga 3 hari. Ini karena dimasak dengan cara direbus selama lebih dari 4 jam.

Burasa ini memang terbuat dari bahan beras yang diolah dengan santan kelapa dan garam. Sehingga rasanya gurih. Mungkin yang dimaksud "rasa" di sini adalah rasa gurih dari santan ini. 

Di pasar tua kota Palu ini Burasa dijual dalam bentuk ikatan. Satu ikat atau satu bungkus burasa berisi 3-7 kepeng. Satu kepeng burasa seharga Rp 1.000. JAdi kalau dalam satu bungkus ada 3 kepeng maka harganya adalah Rp 3.000. 

Penjual burasa juga menyediakan sambal untuk makan burasa ini. Aneka jenis sambal yang disediakan antara lain sambal tomat dan sambal duo sole. Selain dengan sambal, burasa ini bisa juga dinikmati bersama kaledo, kari bahkan mie kuah. 

·        

0 komentar:

Posting Komentar