Rabu, 05 November 2014

Membuat Dialog

Dialog itu bisa membuat sebuah cerita bisa lebih hidup Tapi dialog yang berlebihan seringkali akan membuat pembaca menjadi bosan dan akhirnya tidak melanjutkan membaca ceritanya. 

Ketika membuat dialog dalam cerita tentu saja kita harus menghindari yang namanya dialog tidak penting seperti misalnya: 
"Hai apa kabar?"
"Baik. Bagaimana kabarmu?"
"Baik juga"

Membosankan sekali bukan dialog diatas. Dialog basa-basi seperti itu tidak akan memberikan penjelasan apapun dalam cerita kita. Dari pada diberikan dialog yang membosankan seperti itu, lebih baik kita menuliskan narasi : kedua sahabat yang sudah lama tidak bertemu itu saling menyapa. 

Dialog juga berfungsi untuk memperkuat karakter dalam sebuah cerita. Itu sebabnya kita harus tahu benar bagaimana karakter setiap tokoh yang kita buat. Jangan sampai kita membuat dialog tokoh tuna rungu dengan kata-kata yang sangat jelas. Atau membuat dialog seorang ustadz yang berkata kotor dan memaki-maki orang lain. 

Supaya dialog kita enak dibaca, ada baiknya kalau kita sering mengamati orang-orang yang ada disekitar kita. Bisa saja dialog orang yang ada di angkutan umum bisa kita jadikan dialog dalam cerita yang akan kita buat. KIta juga bisa mengamati bagaimana seorang anak yang merengek minta mainan. Dengan demikian dialog yang kita buat akan menjadi alami dan tidak klise. 

Membaca kembali dialog yang kita buat juga penting dilakukan. Ini supaya kita bisa merasakan apakah dialog yang kita buat sudah terengar alami atau belum. Jika kita merasakan dialog yang kita buat terasa aneh, maka kita bisa memperbaikinya saat itu juga. Begitu juga jika dialog yang kita buat tersebut teralu panjang atau membosankan, maka kita bisa memotongnya. 

Jangan lupa menggunakan tanda baca yang benar dalam dialog. Agar pembaca tidak bingung dengan dialog yang kamu buat. GUnakan alinea baru untuk setiap dialog dari tokoh yang berbeda. Jika menuliskan dialog yang dilakukan oleh lebih dari 2 orang, maka sebaiknya kita menuliskan nama si tokoh yang mengucapkan dialog agar pembaca tidak bingung. 



0 komentar:

Posting Komentar