Rabu, 05 November 2014

Pentingnya Tanda Baca

Seringkali terjadi, kita mengabaikan tanda baca. Kita tidak peduli pada tanda titik, koma, apalagi tanda seru dan tanda tanya. Hasilnya adalah tulisan kita melaju begitu saja, dan ketika dibaca seringkali terasa aneh.

Misalnya kita menulis, "ambilkan bukuku."
Ini adalah kalimat perintah. Sudah seharusnya kita memberikan tanda seru di belakangnya. Tapi karena kita seringkali mengabaikan tanda baca, maka kita lupa memberikan tanda seru. Sehingga pembaca mengira ini adalah kalimat biasa. Bukan merupakan perintah. 

Bisa saja pembaca mengartikan bahwa si orang yang mengatakan itu sedang memberitahukan kalau ia sedang mengambil buku. Bukan sedang menyuruh seseorang mengambilkan buku miliknya. 

Untuk bisa tahu lebih banyak tentang tanda baca kita memnag harus banyak-banyak membaca dan melihat buku "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan" (EYD). Memang kita bisa saja menulis tanpa memperhaikan tanda baca hingga cerita selesai. Tapi kalau cerita itu sudah selesai, maka kita perlu melakukan self editing termasuk memperbaiki tanda baca. Ini penting kita lakukan agar kita tidak menyiksa orang yang membaca tulisan kita nantinya, termasuk sang editor. 


0 komentar:

Posting Komentar