Senin, 03 November 2014

Tiwul Digemari Sepanjang Masa


Tiwul merupakan salah satu makanan olahan dari singkong. Masyarakat Jawa  khususnya daerah Wonogiri dan sekitarnya yang memiliki tanah tandus, mereka bercocok tanam singkong dan palawija lainnya. 

Hasil panenan singkong yang melimpah kemudian dibuatlah menjadi tepung. Caranya singkong dikupas kulitnya kemudian dijemur hingga kering dan disebut dnegan. Gaplek yang memiliki kualitas bagus yaitu yang berwarna putih akan ditumbuk hingga halus dan menjadi tepung. 

Tepung gaplek ini nantinya diolah menjadi tiwul. Dulu orang masih banyak mengkonsumsi tiwul sebagai makanan pokok. Namun kini selera sudah beralih ke nasi. Sehingga tiwul pun menjadi jajanan pasar yang banyak dijual di pasar tradisional. 

Untuk mendapatkan tiwul, tepung gaplek ini di tambahkan air sedikit demi sedikit. Kemudian di aduk hingga membentuk butiran-butian kecil sebesar kacang hijau. Kukus adonan ini hingga matang. Jika menginginkan tiwul yang manis, maka pada saat mengaduk bisa ditambahkan irisan gula merah.

Kalau dulu tiwul sebagai makanan pokok dimakan dnegan ikan asin atau sambel. Maka sebagai jajan pasar, tiwul disajikan bersama parutan kelapa dan saus gula merah yang disebut juruh. Tiwul manis ini enak disantap sebagai teman minum teh atau kopi. 


0 komentar:

Posting Komentar