Jumat, 30 Desember 2016

Workshop Jahit Bandung



Hai blogger Bandung

Tanggal 14 Januari ini, tepatnya di hari Sabtu,  Kriya Indonesia akan datang ke Bandung. Kita mau belajar jahit outer Kimono bareng di cafenya Abu Marlo. Namanya Marlo's Kitchen by Chef Norman.

Nah kalau blogger mau ikuta syaratnya apa aja ?

  1. Yang jelas harus punya blog ya , namanya juga blogger 
  2. Bersedia nge-twit dan juga share foto-foto kamu selama mengikuti wokshop ini ke Instagram. Untuk kedua kegiatan ini kamu akan berkesempatan mendapatkan hadiah lho. Hadiahnya Voucher Belanja untuk 4 blogger dengan jumal Twit atau Foto terbanyak di Instagram. 
  3. Mau cerita pengalaman menjahit saat workshop di blog pribadi. 
Gampang banget kan syaratnya. Terus apakah workshop ini berbayar?

Selama ini Kriya Indonesia sudah mengadakan workshop menjahit buat blogger dan semuanya Gratis. Jadi untuk workshop kali ini juga Gratis.

Jika kamu ikut waorkshop ini, maka kamu akan mendapatkan fasilitas :

  1. Alat dan bahan 
  2. Hasil jahitan dibawa pulang
  3. Coffe dan Snack pagi 
  4. Makan siang 
  5. Voucher belanja 
 Yuk daftar sebelum kehabisan seat karena terbatas hanya untuk 25 blogger saja.
Caranya kirim biodata kamu :

  • Nama : 
  • URL Blog
  • Email : 
  • Akun IG :
    Akun Twitter : 


ke
email : indonesiakriya@gmail.com
subjek: jahit Bandung

Jika kamu terpilih, maka akan dikirim undangan langsung oleh Kriya Indonesia.
This entry was posted in

Jumat, 09 Desember 2016

Ayah Juga Harus Pinter Masak


Siapa bilang memasak itu hanya tugas ibu?

Di jaman sekarang ini, ayah juga harus pintar masak. Coba saja bayangkan kalau misalnya nih, si ibu yang kerja kantoran terus ada tugas keluar kota selama beberapa hari dan tiba-tiba si kecil pengen makan. Mau gak mau si ayah harus masak dong. Secara bisa saja kan anak-anak bosen dengan makanan beli yang menunya cuma itu-itu saja.

Atau misalnya nih, bunda tercinta jatuh sakit. Terus pengen makan yang hangat-hangat. Sementara di luar hujan deras. Kalau si ayah bisa masak, maka urusannya akan jadi mudah. Tinggal ke dapur sebentar dan bikin deh sup hangat untuk bunda.


Tapi ya, ada saja ketakutan yang bisa bikin si ayah ini memasak. Misalnya saja takut rasanya gak enak.
Kalau soal itu sih gak perlu khawatir. Sekarang banyak kok resep masakan yang bisa saja di lihat di internet. Tinggal buka gadget sebentar terus cari deh resep masakan yang kita inginkan.

Nah masalahnya lagi, kalau sudah nemu resep masakannya, terus gimana cara masaknya? Ribet kan kalau harus meracik bumbu sambil goreng atau bakar bahan masakan.

Kalau sekarang pasti gak perlu ribet lagi. Karena untuk menyiapkan bumbu cukup dengan blender. Gak perlu lagi kali ya mengeluarkan energi pernuh untuk ngulek bumbu dan ngangkat-angkat ulekan yang berat itu. Cukup emmasukkan bumbu yang akan dihaluskan ke dalam blender dan tinggal pencet deh tombolnya. Simple kan.


Begitu juga kalau pengen bikin desssertnya. Tinggal potong-potong buah, tambahkan gula dan es batu terus pencet tombolnya. tunggu sebentar dan jadilah smoothies yang menyegarkan. Oh ya istimewanya blender Philips ini kalau wadahnya tidak dipasang pada mesin, maka mesinnya juga gak akan nyala ketika tombolnya dipencet. Jadi buat bunda yang punya anak kecil dan anaknya suka banget ngrecoki di dapur, gak perlu khawatir lagi ya kalau pakai blender philips ini.


Kalau mau bikin pepes juga gak perlu repot buka tutup kukusan untuk melihat sudah matang atau belum. Karena sekarang sudah ada tuh kukusan dari Philips yang transparan. Jadi kita bisa langsung lihat tingkat kematangan masakan yang dikukus dari luar. Gak perlu lagi takut tangan kepanasan kena uap kukusan seperti kukusan jaman dahulu yang terbuat dari aluminium itu.


terus kalau mau bikin ayam bakar atau sesuatu yang dipanggang juga gampang banget. Philips menyediakan grill listrik yang aman buat keluarga. Listriknya sekitar 1.500 watt. Jadi gak boros gak juga, dan kita bisa pake kapan saja dan dimana saja karena tinggal dicolokin aja dan atur deh bahan masakan yang akan dipanggang di atasnya. Membersihkannya juga mudah. Tinggal di lap aja. jadi jangan takut repot soal cucian lagi ya.

MAsak nasi sekarang juga mudah dengan magic com Philips. Istiewanya adalah magic com ini terdiri dari 5 lapis Pro Ceramic sehingga 3 X lebih kuat dan lebih tahan gores. Dengan teknologi 3D heating, maka setiap bulir nasi akan matang dengan sempurna dan menjaga nasi tetap hangat dan fresh. Jadi jangan takut akan makan nasi yang tengahnya masih keras ya.


Dengan peralatan masak Philips yang sudah terkenal awet ini maka semua anggota keluarga dijamin akan senang memasak. Karena dengan peralatan dapur Philips memasak jadi mudah dan kemungkinan gagal sedikit. Kalau soal rasa itu sih tergantung tangan masing-masing ya.



Sabtu, 03 Desember 2016

Mengenal Fuya, Tapa dan Daluang


Apakah ada persamaan antara Fuya, Daluang dan Tapa? Ketiganya disebut di tempat yang berbeda. Tapi apakah perkembangan ketiganya sama? Apakah mungkin Fuya, Daluang dan Tapa bisa tetap hidup dan mengikuti perkembangan jaman yang ada?

Apa bedanya Fuya, Daluang dan Tapa? 

Fuya merupakan sebutan kain kulit kayu di Sulawesi Tengah. Kebudayaan kain kulit kayu ini sudah ada di Sulawesi Tengah sejak ribuan tahun yang lalu. Proses pembuatan kulit kayu hingga menjadi kain dan berkembang menjadi pakaian dimulai sejak kedatangan bangsa Austronesia yang melakukan pengembaraan sekitar 6.800 tahun yang lalu dari China Selatan menuju Macaw.

Bangsa Austronesia ini menempuh dua jalur yaitu darat dan laut. Jalur darat melewati Vietnam sedangkan jalur laut melewati Philiphina. Kemungkinan besar, orang-orang Austronesia yang melewati jalur laut inilah yang mendarat di Sulawesi.

Mereka membawa peralatan pembuatan kain kulit kayu dalam perbekalannya. Itu sebabnya batu Ike yang dipakai di Sulawesi Tengah ada persamaan dengan batu Ike yang digunakan di Taiwan. Selain peralatan, mereka juga membawa benih pohon Saeh yang merupakan bahan dasar pembuatan kain kulit kayu.

Pohon Saeh , masih kecil
Namun hanya satu tempat saja yang batu ike nya sama persis dengan yang ada di Sulawesi Tengah, yaitu di Mexico. Ini bisa terjadi karena para pengembara Austronesia itu hanya sebagian saja yang menetap di Sulawesi Tengah. Sebagian lagi melanjutkan pengembaraan dan diperkirakan sampai di Mexico.

Di Jawa, nama Fuya kurang dikenal. Di sini  kain kulit kayu lebih dikenal dengan nama Daluwang. Dalam sebuah catatan dijelaskan bahwa pada tahun 1646 pernah ada seseorang yang berjalan dari Jawa Timur ke Jawa Barat dengan memakai baju putih longgar dari kertas kayu.

Hanya saja penggunaan  kain kulit kayu sebagai baju di Jawa sangat sedikit sekali. Kebanyakan kain kulit kayu di Jawa digunakan sebagai media tulisan atau yang lebih dikenal sebagai Daluwang atau Dluwang. Bahkan dalam bahasa Jawa ada kata “Druwang” yang artinya kertas. Naskah-naskah kuno yang ditemukan di Pulau Jawa kebanyakan ditulis pada kertas dari kulit kayu atau Daluwang.

Tapa merupakan sebutan kain kulit kayu di seluruh dunia. Terutama di Pasifik seperti Hawaii juga Mexico. Untuk pertama kalinya istilah Tapa diperkenalkan oleh pelaut Marcopolo.

Pemanfaatan Kulit Kayu Saat Ini

Dahulu kain kulit kayu digunakan sebagai baju sehari-hari maupun baju adat. Kain kulit kayu kini tetap hidup di sebagian masyarakat Sulawesi Tengah. Diantaranya di Lembah Bada, Kabupaten Poso. Selain itu juga di beberapa daerah di Kabupaten Sigi, seperti Pandere, Kulawi dan Gumbasa. Hanya saja dengan berkembangnya fashion, maka penggunaan kain kulit kayu hanya terbatas sebagai pakaian adat saja.

Pembuatan kain kulit kayu saat ini memang masih didominasi oleh perempuan-perempuan tua. Mereka sudah sangat terampil, hanya saja usia tidak bisa membuat mereka memproduksi kain kulit kayu secara terus menerus. Ditambah lagi dengan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi.

Dengan demikian produksi kain kulit kayu ini hanya dilakukan disaat senggang saja. Kegiatan membuat kain kulit kayu dilakukan di saat mereka tidak bekerja di sawah. Itu sebabnya produksi kain kulit kayu belum bisa dilakukan secara terus menerus.


Saat ini para pengrajin memang hanya menjual kain kulit kayu dalam bentuk lembaran. Harga kain kulit kayu ditingkat pengrajin berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 350.000. Ini tergantung dari bahan baku. Jika dibuat dari kulit kayu Saeh maka harganya bisa lebih mahal jika dibanding dengan kain yang dibuat dari kayu Malo ataupun Beringin. Bahkan Daluwang yang dibuat di Bandung harganya mencapai Rp 55 per cm atau sekitar Rp 550.000 per meter.

Jika dilihat dari lama pembuatannya yang berkisar antara 4-6 hari, maka harga tersebut boleh dibilang sangat murah. Proses yang harus dilalui untuk membuat satu lembar kain berukuran kurang lebih 1 m X 1,5 m adalah dengan mengambil kulit kayu dari pohonnya. Kemudian kulit tersebut dibersihkan dengan air mengalir.

Jika menggunakan kulit kayu Malo atau kayu Beringin maka perlu dilakukan perebusan terlebih dahulu agar kayu lebih empuk ketika dipukul nantinya. Tapi jika menggunakan kayu Saeh, maka perebusan tidak perlu dilakukan. Ini karena kulit kayu Saeh adalah bahan baku terbaik diantara jenis kulit kayu lainnnya.

Setelah itu dilakukan pemeraman selama 3-4 hari untuk mendapatkan lendir yang berfungsi untuk membantu proses pemukulan. Barulah dilakukan pemukulan dengan menggunakan ruyung enau dan batu ike. Pemukulan dilakukan bertahap hingga diperoleh ketebalan kulit kayu yang diinginkan.

Antara Potensi dan Hambatan
Jika melihat proses yang panjang dan sejarah kain kulit kayu, maka bisa terlihat dengan jelas potensi kain kulit kayu di Indonesia ini. Potensi tersebut diantaranya adalah :

1.Indonesia merupakan satu-satunya Negara di dunia yang masih memproduksi kain kulit kayu.

Dengan demikian, kain kulit kayu bisa menjadi asset besar dalam mendatangkan devisa Negara dari sektor wisata. Berbagai sentra pembuatan kain kulit kayu memiliki potensi wisata megalitik yang sangat mendukung pemasaran produksi kain kulit kayu masyarakat setempat. Hal ini tentu saja akan berimbas pada meningkatnya pendapatan daerah setempat juga.

2.Kain kulit kayu merupakan sebuah kain unik yang bisa diolah menjadi fashion menarik.

Saat ini kain kulit kayu yang ada masih dibuat dengan teknik-teknik standar. Jadi penting untuk dilakukan berbagai percobaan guna mendapatkan teknik pengolahan yang lebih baik untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik lagi. Seperti misalnya teknik membuat kain kulit kayu tidak mudah sobek, juga teknik mendapatkan ketebalan yang beragam sesuai dengan trend fashion yang ada.

3.Kain kulit kayu bisa dimanfaatkan untuk berbagai pelengkap fashion.

Sisa-sisa kain kulit kayu yang digunakan untuk membuat baju bisa digunakan untuk membuat asesoris pelengkap fashion, seperti misalnya kalung, bandana, bros dll. Bisa juga dibuat tas, dompet, sandal, sepatu dll.

4.Kain kulit kayu sangat potensial untuk dijadikan sebagai nenan rumah tangga.

Tekstur kain kulit kayu yang keras membuat kain ini cocok digunakan sebagai bahan lenan rumah tangga seperti kap lampu, taplak meja, tikar dll. Hanya saja yang perlu dipikirkan lagi adalah bagaimana membuat kain kulit kayu ini bisa tahan terhadap air dan tidak mudah rusak jika terkena air, karena produk lenan rumah tangga sangat rentan terkena percikan air.

Selain potensi yang ada, hambatan dalam pengembangan kain kulit kayu di Indonesia juga masih banyak, diantaranya :

1.Pengrajin yang sudah tua

Untuk mengatasi ini tentu perlu dilakukan re-generasi. Penting dilakukan untuk mendidik dan membina generasi muda setempat untuk mau menjadi pengrajin kain kulit kayu. Tentu saja ini tidak mudah, karena perlu kesadaran tinggi dari para generasi muda akan pentingnya kain kulit kayu ini, bukan hanya bagi masyarakat setempat tapi juga bagi dunia.



2.Ketersediaan bahan baku

Saat ini tidak pernah dilakukan penanaman kayu Saeh, Malo maupun Beringin. Selama ini para pengrajin hanya mengambil kayu dari kebun maupun hutan. Hanya saja, jika hal ini dilakukan terus menerus, maka pohon-pohon ini akan segera habis. Oleh karena itulah gerakan menanam kembali pohon Saeh, Malo maupun Beringin penting untuk dilakukan.

3.Penghargaan masyarakat yang kurang

Bagaimanapun juga pengharagaan masyarakat pada sebuah kreasi itu sangat penting. Tanpa adanya sebuah penghargaan, maka kreasi tersebut tidak akan pernah bernilai. Untuk itulah perlu diperkenalkan kain kulit kayu ini pada seluruh lapisan masyarakat terutama pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Yang bisa dilakukan antara lain adalah memasukkan “Kain Kulit Kayu” ini ke dalam kurikulum muatan lokal di Sulawesi Tengah.  Selain itu juga menyebarluaskan informasi tentang kain kulit kayu di berbagai media, baik itu media cetak, elektronik maupun media sosial.

Kain kulit kayu merupakan warisan budaya yang penting untuk dilestarikan di Nusantara ini. Hanya saja untuk mencapai semua itu diperlukan kerjasama berbagai pihak. Ini adalah sebuah pekerjaan besar demi kelangsungan hidup bangsa, karena kain kulit kayu adalah bagian penting dari sejarah bangsa. Jika ingin membangun sebuah bangsa maka hal utama yang harus dilakukan adalah membangun sejarahnya.



This entry was posted in

Selasa, 29 November 2016

Philips Hue Si Lampu Pintar Di Rumah



Pernah gak sih kerja di ruang yang gelap atau remang-remang dengan sedikit cahaya?
Atau pernah gak sih habis traveling terus sampai rumah mendapati ruangan gelap dan harus meraba-raba saklar untuk menghidupkan lampu?

Gimana rasanya gelap?
Gak enak banget kan?

Karena pada kenyataannya cahaya itu bisa lho mempengaruhi mood seseorang. Coba gimana rasanya kalau kita mau tidur dengan ruangan yag cahayanya terang benderang. Gak enak banget kan? Padahal kalau kita lagi makan bersama di ruang keluarga pengennya cahaya yang terang benderang bukan? Supaya suasana ceria semakin kuat. Jadi yang namanya pengaturan cahaya sesuai dengan kebutuhan itu perlu banget.


Tapi kalau dalam setiap kesempatan kita harus ganti-ganti lampu, jadinya ribet kan. Masa iya sih kita harus bolak-balik pasang lampu yang kita inginkan. Nah kalau sekarang sudah ada yang namanya Philips Hue. Ini adalah lampu pintar, produksi terbaru dari Philips, brand yang terkenal dengan produk-produknya yang awet.

Tahu gak sih kalau lampu LED Philips itu bisa bertahan hingga 15 tahun. Jadi kalau misalnya kamu membeli rumah dengan cara mencicil selama 10-15 tahun, maka ketika rumah kamu sudah lunas, maka kamu baru akan membeli lampu baru.



Apa itu Philips Hue?
Jadi yang namanya Philips Hue itu adalah sebuah system. Di mana dengan system Philips Hue ini kita bias mengatur pencahayaan. Baik itu mematikan dan menghidupkan lampu ataupun mengatur warna lampu yang akan muncul. Ada sekitar 16 juta warna yang bias kita munculkan dengan system Philips Hue.


Keren banget ya. Terus gimana caranya mengatur cahaya yang kita inginkan?
Caranya gampang banget. Cukup dengan bantuan gadget yang kita punya. Jadi pastikan di rumah ada jaringan Wi-Fi ya.

Apa istimewanya Philips Hue?
Perangkat lunak Philips Hue ini semuanya open source, dimana semua produk yang kompatibel dengan Philips Hue , baik itu produk Philips ataupun produk dari pihak ketiga akan bekerja dengan baik secara bersama-sama menciptakan pencahayaan keren di rumah kita.

Dengan Philips Hue ini pencahayaan bias diatur dan dikendalikan melalui aplikasi, tombol, serta suara. Jadi kalau kita lagi nonton film horror, maka bias lho lampu di ruangan TV itu berubah menjadi warna-warna horror gitu. Jadi suasana nontonnya juga makin seru. Kalah ya nonton di bioskop juga nantinya.


Yang jelas warna lampu Philips Hue ini bias dirubah sesuka suka kita karna di sini ada 16 juta warna. Apalagi kalau kita ingin meditasi atau sekedar menikmati waktu alias Me Time. Bisa banget lho cuma di rumah dengan ditemani secangkir kopi dan menonton TV dengan  lampu temaram yang bikin batin semakin tenang.

Jadi kalau ada Philips Hue di rumah, apa yang ingin aku lakukan?

Ada banyak banget yang pengen aku lakukan bareng Philips Hue. Yang jelas Philips Hue bisa lho merubah rumahku yang sederhana jadi tampak mewah karena pengaturan cahayanya. Jadi mewah gak harus mahal kan. Gak harus dengan perabotan mahal, cuma dengan tipuan cahaya, maka perabot murah juga bisa jadi mewah.


Yang kedua aku akan sering-sering me time di rumah. Jadi irit kan. Gak perlu lagi ngopi cantik di luar. Cukup sediakan secangkir kopi sachetan seharga Rp 1.500 dan snack buatan sendiri yang harganya juga gak lebih dari Rp 10.000. Setelah itu atur deh pencahayaan lampu Philips Hue sesuai kebutuhan.

Yang ketiga aku akan semakin produktif pastinya. Gimana pun juga yang namanya nulis itu perlu mood. Nah dengan  pencahayaan dari Philips Hue ini bisa lho merubah bad mood menjadi good mood.


Yang keempat aku pasti akan semakin sering melakukan meditasi. Dengan dukungan pencahayaan Philips Hue, menemukan ketenangan batin dengan meditasi akan semakin cepat tercapai. Jadi kan gak perlu jauh-jauh mencari tempat meditasi.

Pokoknya, yang namanya Philips Hue itu bikin kita semakin irit. Bukan cuma produk Philips yang terkenal awet, tapi fungsinya yang banyakitu bisa  membantu menekan budget untuk keluar rumah. Karena dengan  pencahayaan kerennya Philips Hue akan semakin membuat kita betah di rumah.

Senin, 28 November 2016

Sarapan Sehat dan Seimbang Buat Keluarga Produktif


Apa sarapanmu hari ini?


Ada yang bilang " Nasi Uduk" "Lontong Sayur" "Roti isi" "Nasi Goreng" .


Ya memang inilah menu sarapan kebanyakan orang.


Tapi buat bunda yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, biasanya menyiapkan sarapan buat keluarga bisa jadi masalah. Mungkin saja si Bundanya sempat menyiapkan sarapan, tapi anak-anak belum tentu sempat untuk sarapan karena harus berangkat pagi-pagi sekali. Belum lagi suami yang terburu-buru karena harus berhadapan dengan kemacetan.


Bisa saja sih sebenarnya membawa bekal makan kemudian memakannya di kendaraan atau di kantor atau di sekolah. Tapi kadangkala agak ribet ya kalau harus bawa-bawa box makanan. Lebih praktis memang kalu membawa biscuit yang bias bikin kenyang. Tapi masalahnya alah orng Indonesia itu kalau belum makan nasi belum "nendang" istilahnya atau belum kenyang.


Sarapan seimbang itu penting bagi kita, karena asupan makanan pertama merupakan awal yang baik untuk menjalani hari yang produktif. Ini yang akan menuntun kita ke gaya hidup sehat. Fungsi utama sarapan adalah untuk mengakhiri kondisi perut yang kosong di malam hari dengan memberikan nutrisi yang diperlukan untuk tubuh. Menurut Academy Nutrition and Dietetics, "mengkonsumsi sarapan" merupakan salah satu dari jajaran 16 Tips Kesehatan pada tahun 2016.








Sarapan seimbang yang sehat, contohnya adalah sereal whole grain, buah-buahan atau sayuran, susu dan makanan mengandung protein lainnya. Menurut Prof.Hardinsyah, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, ahli gizi, “satu dari tiga orang dewasa Indonesia yang tinggal di kota-kota besar melewatkan sarapan mereka. Hanya 8.1% dari wanita mengonsumsi sarapan yang seimbang. Sarapan dengan pola diet seimbang, sekitar 55% energi berasal dari makanan berkarbohidrat, tinggi akan serat dan rendah akan index glikemik.


Ada banyak manfaat dari whole grain, di antaranya mengurangi risiko penyakit.degeneratif kronis seperti penyakit jantung, Diabetes Mellitus tipe 2, kanker kolorektal, serta untuk mengelola berat badan. Belvita Breakfast yang merupakan salah satu makanan dari whole grain yang bisa menjadi sarapan sehat yang dapat dengan mudah dibawa untuk menjadi bagian dari sarapan seimbang.


Belvita Breakfast dibuat dengan sereal whole grain yang membuatnya menjadi sumber karbohidrat kompleks yang baik juga melengkapi kebutuhan konsumen Indonesia akan gaya hidup on the-go. Ini adalah sebagai bentuk komitmen dari Mondelez untuk menciptakan produk yang sesuai dengan perubahan gaya hidup dan kebutuhan akan kesehatan serta kesejahteraan konsumen.








Belvita Breakfast adalah contoh dari usaha untuk memahami kebutuhan masyarakat akan biskuit sarapan yang bergizi, mudah, dan lezat untuk menjadi bagian dari sarapan yang seimbang, dirancang terutama untuk menekan waktu konsumen di pagi hari yang sibuk. Biskuit belVita Breakfast adalah biskuit bergizi, lezat, dan praktis yang didesain khusus sebagai bagian dari sarapan yang seimbang  untuk masyarakat Indonesia. belVita Breakfast dibuat dari sereal whole grain, serta mengandung 5 vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, D) dan 3 mineral (kalsium, zat besi dan seng).


Jadi sekarang bunda gak perlu lagi repot-repot menyiapkan sarapan bagi keluarga. Cukup beberapa bungkus Belvita Breakfast dan anak-anak pasti suka. Belvita Breakfast tersedia dalam dua rasa yaitu milk vanilla dan madu.











Rabu, 23 November 2016

Menjadi Duta Di Usia Cantik


"Menjadi duta di usia cantik?"

"Memang bisa?

Bukankah semakin bertambah usia, maka penampilan juga akan semakin bertambah buruk? Apalagi kalau tidak dipelihara. "

"Siapa bilang?

Faktanya justru semakin bertambah usia, seorang wanita akan semakin terlihat aura kecantikannya. "

"Kok bisa?"


"Iya. Ini karena kecantikan seorang wanita akan terlihat dari hati. Jika hatinya cantik, maka wajahnya juga akan semakin cantik. Rasa kan tidak pernah bohong. Dan rasa sama hati itu gak bisa terpisahkan."


Itu adalah percakapan yang kira-kira terjadi jika ada orang yang mendengar aku menjadi seorang duta. Kebetulan baru-baru ini aku memang menjadi duta tepatnya menjadi :Duta Kain Kulit Kayu." Usiaku memang tidak muda lagi. Sudah lebih dari 40 tahun dan mendekati 45 tahun. Bukan usia yang pantas bagi seorang wanita untuk menjalankan pekerjaan sebagai duta yang dituntut untuk memiliki mobilitas tinggi dan berpikir cerdas.


Apa itu Duta Kain Kulit Kayu? 

Duta kain kulit kayu itu adalah seseorang yang bertugas untuk memperkenalkan kain kulit kayu disetiap kesempatan.

Mengapa Kain Kulit Kayu Perlu diperkenalkan?

Ini karena kain kulit kayu adalah warisan budaya tak benda yang dimiliki oleh Indonesia dan dunia. Istimewanya lagi adalah kebudayaan kain kulit kayu hanya ada di Indonesia. Jadi dibelahan dunia manapun kita tidak akan pernah bisa menjumpai budaya kain kulit kayu ini. Sudah sepantasnya bukan kalau keistimewaan kain kulit kayu ini perlu diperkenalkan pada seluruh dunia, khususnya bagi masyarakat Indonesia agar mereka meresa bangga memiliki budaya yang hanya ada satu-satunya di Dunia.

Apa yang membuat aku memilih menerima menjadi Duta Kain Kulit Kayu?

Berawal dari rasa cinta tentunya. Sejak pertama kali berkenalan dengan kain kulit kayu, aku merasa kalau kain ini unik dan berbeda dengan jenis kain yang lain. Ada banyak tantangannya, terutama tantangan bagaimana menjadikan kain kulit kayu ini sebagai sesuatu yang fashionable seperti kain-kain lainnya.


Tapi sebelumnya apa pernah ditawari jadi duta kain lain? 

Pernah, malahan akhir-akhir ini aku ditawari jadi salah satu duta kain yang sudah hit. Tapi menurutku tantangannya kurang karena jenis kain ini penggemarnya sudah banyak dan sudah banyak dikenal oleh orang sebagai bahan fashion. Jadi, aku lebih memilih kain kulit kayu.

Kok suka banget sih sama tantangan? Ingat umur dong bu. Kan sudah tidak muda lagi. Apa iya yakin kalau sanggup berbuat banyak untuk kain kulit kayu? 

Yakin dong. Kalau gak yakin mana mungkin mau menerima jadi duta kain kulit kayu. Memang sih nantinya aku harus banyak ketemu berbagai pihak yang bisa diajak bekerjasama untuk memajukan dan memeprkenalkan kain kulit kayu. Selain itu aku juga akan banyak bertemu orang untuk memeperkenalkan kain kulit kayu ini. Itu semua perlu banyak energi dan harus jaga stamina. Tapi kan aku selalu menjaga kesehatan dari luar dan dalam juga menjaga penampilan.

Jadi bagaimana caranya menjaga kesehatan dan penampilan agar selalu tampil prima di usia yang sudah tidak muda ini?

Kalau menurutku, yang terlihat itu adalah cerminan dari dalam diri masing-masing. Jadi aku gak cuma menjaga kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan rohani juga. Aku selalu rutin minum ramuan rahasia setiap hari untuk menjaga stamina. Ramuannya ini isinya irisan jahe dan sereh terus ditambah air panas. Kadang ditambah irisan jeruk lemon dan madu juga, tapi yang dua ini tergantung persediaan ya.

Selain itu aku juga harus merawat kesehatan kulit karena kulit adalah yang selalu terlihat. Di usia cantik ini, yang namanya kulit semkin lama akan semakin berkerut. Apalagi kalau kita sering beraktifitas di luar rumah. Nah untuk itu perlu juga cream yang bisa melindungi kulit dari sengatan matahari juga menjaga kelembaban.

Tapi yang lebih utama dari itu semua adalah kecantikan dari hati. Karena jika hati kita bahagia, maka semua penyakit akan menyingkir. Wajah juga akan terlihat mempesona karena memancarkan aura kebhagiaan.


Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’Oreal Revitalift Dermalift



Selasa, 15 November 2016

Perjalanan Horor Menuju Lembah Bada


Tahukah kamu di mana Lembah Bada itu?

Pertama kalinya mendengar nama Lembah Bada adalah dari Mbak Ari, Pengelola Museum Tekstil Jakarta yang menawari saya untuk ikut dalam ekspedisi Profesor Sakamoto. Sebelum jalan, mbak Ari bilang kalau jalan yang akan ditempuh itu sangat buruk, apalagi kalau hujan deras. Perjalanan ke sana juga akan menjadi perjalanan panjang dan melelahkan. Penginapan di sana juga ala kadarnya.

Pokoknya cerita awal tentang Lembah Bada itu horor banget lah. Ada mistis segala. Dan sepertinya bukan merupakan tempat yang cocok untuk berwisata. Belum lagi kalau melihat posisi Lembah Bada itu adanya di Kabupaten Poso yang terkenal dengan konflik sara nya itu. Ditambah lagi dengan Gunung Biru yang berada tidak jauh dari Lembah Bada yang kini menjadi terkenal karena merupakan persembunyian teroris.

Tapi semua cerita horor itu justru membuat aku menjadi penasaran. Apalagi ketika mencari cerita tentang Lembah Bada lewat internet, tidak banyak info yang aku temukan. Itu artinya, belum banyak traveler yang datang ke Lembah Bada. Yang banyak aku temukan adalah tulisan tentang Megalitikum terbesar yaitu Patung Sepe.
Museum Negeri Palu 
Singkat cerita tanpa berbekal informasi tempat tujuan yang banyak, aku dan tim pun akhirnya berangkat ke Palu dengan penerbangan pertama yaitu jam 5 pagi. DI Palu kami akan diantar dua ahli sejarah, Mas Iksham  dari Museum Negeri Palu dan Mas Rim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah.


Sesampainya di Palu sekitar pukul 9 pagi WITA kami sarapan dulu dong, di tepi Pantai Talise dengan menu khas Palu. Ada duo Sole tapi tanpa sayur kelor, karena kami datang terlalu pagi dan sayurnya belum siap. Harga di restoran ini lumayan murah. Kami makan berdelapan hanya habis sekitar Rp 250 ribuan.



Perjalanan pun dilanjutkan dengan mampir sebentar ke Museum Negeri Palu untuk melihat baju-baju dari kulit kayu. Sekaligus kami beristirahat sebentar menunggu jalan menuju Poso di buka. Ini karena jalannya sedang dalam perbaikan, jadi diberlakukan buka tutup. Jadi jalan baru akan dibuka pada jam 12 - 14 ketika para pekerja beristirahat. Setelah itu ditutp dan baru dibuka kembali pada jam 18.00 ketika para pekerja sudah selesai bekerja.

Duo Sale 
Sebelum melanjutkan perjalanan, perlu bagi kami untuk mampir ke mini market membeli air mineral dll. Tapi kami memilih membeli camilan di toko kue yang lumayan lengkap dan ramai di Palu. Ii penting karena perjalanan kami memakan waktu sekitar 6-7 jam menuju Tentena.

Ketika melewati daerah Kebon Kopi, kami melewati sebuah tempat yang dikenal dengan nama Uwentira. Tempat ini lebih dikenal sebagai negerinya para Jin. Konon ceritanya seringkali ada orang-orang yang lewat sini melihat ada kota ramai. Cerita tentang betapa horornya Uwentira ini akan aku ceritakan di postingan berikutnya ya.

Uwentira 

Perjalanan menuju Tentena menyusuri pantai dan melewati kampung Bali di Kabupaten Sigi Montong. Hingga akhirnya kami tiba di Tentena pada malam hari dan menginap di sebuah penginapan yang berada tepat di tepi danau Poso. Harga penginapan di sini sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu. Tergantung kamar yang kita inginkan. Sayangnya air yang ada di sini diambil dari danau Poso, jadi jangan heran kalau warnanya coklat dan terlihat kotor.


Keesokan harinya setelah sarapan kami mlanjutkan perjalanan menuju Lembah Bada. Oh ya, kalau kalian mampir di Tentena, jangan lupa mencoba ikan Sugili ya. Ini adalah sejenis belut yang besar. Tapi memang gak semua restoran atau penginapan menyiapkan ikan Sugili ini. Beruntunglah kami bisa mencicipi ikan Sugili goreng tepung dengan harga satu porsi Rp 35.000. Satu porsi ikan Sugili ini banyak lho. Jadi bisa dimakan berdua bahkan bertiga.

Ikan Sugili Goreng Tepung
Di Tepi Danau Poso 
Perjalanan dari Tentna menuju Lembah Bada ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit. Tapi berhubung kami agak-agak norak jadilah waktu tempuh sedikit lama, karena sesekali kami berhenti dan memotret.Jalan yang dilalui cukup bagus, tdak seperti yang diceritakan oleh Mbak Ari diawal.


Kini jalan menuju Lembah Bada sudah diaspal. Tapi memang di kiri kanan kami cukup menyeramkan, ada jurang yang dalam dan kemungkinan tebing batu yang longsor bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Belum lagi jalan yang masih rapuh, jadi, kalau kekuatan kendaraan beratnya berlebihan, bisa saja tanah ditepi jalan berguguran.

Jembatan Malei Sungai Merah 
Dan tahukah kalian kalau di jalan berliku itu ada banyak truk yang lalu lalang membawa bahan pembangunan jalan. Jadi perjalanan menuju Lembah Bada memang harus dipenuhi dengan zikir dan doa-doa keselamatan.

Di tengah perjalanan kami melewati anak sungai Lariang, yaitu sungai terpanjang di Sulawesi yang hulunya adalah di daerah Lore Lindu. Sungai ini airnya berwarna merah, jadi dikenal dengan nama sungai merah. Jembatan yang kami lalui bernama Jembatan Malei yang diresmikan pada tahun 2006.


Kami juga melalui hutan di mana di sana ada bekas-bekas kebakaran hutan tahun lalu. Sayang sekali memang kalau dilihat betapa luasnya kebakaran hutan tersebut. Tapi pohon yang terbakar gak ditebang kok. Bahkan ada yang masih bertunas juga.

Hingga akhirnya kamipun sampai di Lembah Bada. Sebuah perkampungan yang asri dan tertata rapi. Mau tahu apa yang kami lakukan di sini? Dan apa saja yang ada di Lembah Bada ini? Tunggu tulisan berikutnya ya.

Tapi kalau penasaran, bisa ngintip dulu di tayangan video ini ya :

This entry was posted in

Senin, 10 Oktober 2016

Batik Indonesia Antara Tradisi dan Inovasi

Batik Tulis Yogyakarta  Motif Parang Baris
Foto Koleksi Pribadi 
Masih teringat dalam ingatanku dulu sewaktu masih sangat kecil, kira-kira kelas satu SD. Saat itu aku tinggal di Solo bersama eyangku yang sehari-harinya memakai kain batik dan kebaya serta rambut disanggul. Saat itu aku berpikir ini adalah cara berpakaian yang sangat ribet. Walaupun toh nyatanya eyangku bisa berdandan setiap harinya tanpa memerlukan waktu yang lama.

Batik Tulis Cirebon Motif Naga Seba
 Foto Koleksi Pribadi
Sesekali aku diajak eyangku ke pasar Klewer untuk membeli kain batik yang aku bilang saat itu motifnya jelek banget. Padahal kain-kain itu kalau dijual sekarang harganya pasti sangat mahal. Terkadang ada juga tetangga sekitarku yang menawarkan kain batik tulis buatannya untuk dibeli oleh eyangku.

Seingatku waktu itu satu lembar kain batik tulis ditawarkan seharga Rp 100 ribu. Lumayan mahal kalau menurutku pada waktu itu, sementara kain batik yang dibeli di pasar klewer harganya cuma Rp 10.000. Tapi saat itu aku tidak tahu kalau kain batik di pasar klewer adalah batik cap sedangkan yang harganya lebih mahal itu adalah batik tulis.

BAtik Tulis Motif Parang Sigaret
Foto Koleksi Pribadi 

Batik dalam Tradisi Jawa. 

Koleksi kain batik eyangku tidak sedikit. Ada sekitar dua lemari Kayu Jati yang sangat besar. Begitu juga dengan kebayanya. Ketika eyangku meninggal, (saat itu aku kelas 6 SD),  aku masih tidak tertarik dengan kain-kain batik tersesbut. Ketika orang-orang meminta kain-kain eyangku , maka aku mengijinkan mereka untuk mengambil kain-kain batik tersebut sesuka mereka.

Batik Tulis Cirebon Motif Tambal
Foto Koleksi Pribadi 
Baru ketika aku menikah, maka aku baru menyadari betapa berharganya kain-kain batik eyangku dulu itu. Apalagi jika tahu harga kain batik kuno yang nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tapi ya sudahlah , semua sudah terlanjur.

Yang jelas sekarang aku sadar kalau kain batik merupakan benda yang selalu dipakai sepanjang hidup. Mulai dari sebelum dilahirkan hingga kematian datang.

Kain Panjang Solo Motif Tambal Tribusono
Foto Koleksi Pribadi
Di Jawa, khususnya di Solo, kain batik dipakai dalam setiap sesi acara pernikaha. Mulai dari acara selamatan, siraman, malam midodareni hingga akad nikah dan temu penganten. Setelah itu kain batik juga dipakai dalam acara selamatan tujuh bulan kehamilan. Bahkan Dalam upacara tujuh bulan, ada tujuh kain batik yang harus diganti.

Kain batik juga dipakai pada saat wanita akan melahirkan. Begitu juga untuk menggendong bayi. Walaupun sekarang sudah banyak gendongan bayi instan, namun menggendong bayi dengan kain batik tetap lebih nyaman dan aman. Ketika kematian datang, kain batik digunakan sebagai penutup mayat hingga ke liang kubur.

Batik Tulis Solo Motif Kusuma Srinarendra
Foto Koleksi Pribadi

Yuk berkenalan dengan Batik di Berbagai Belahan Dunia

Batik merupakan sebuah teknik pewarnaan resistan yang menggunakan lilin malam atau dikenal sebagai was. Teknik pewarnaan ini telah lama ada dengan menggunakan media alami seperti kain katun atau sutra. Pewarna yang digunakan juga merupakan jenis pewarna alami yang diambil dari bagian tanaman seperti batang, akar, buah dan daun. Namun tidak jarang ada juga yang menggunakan pewarna buatan.

Alat dan Bahan yang digunakan untuk membatik
Foto Koleksi Pribadi 
Seni membatik sendiri sebenarnya telah ada di Indonesia sejak tahun 400 Masehi. Hal ini dibuktikan dengan motif batik awal yang ditemukan di kuil-kuil kuno di seluruh Jawa. Sebenarnya Batik ada di Afrika, India, Eropa dan Asia Tenggara. Hanya saja teknik Batik yang ada di Pulau Jawa, Indonesia, telah mendapatkan pengakuan yang terbaik.

Kata Batik untuk pertama kalinya disebut dalam bahasa Inggris yaitu pada Encyclopedia Britanica tahun 1880. Batik berasal dari kata dalam bahasa Jawa "Aruba" yang artinya menulis, dan kata "titik". Perkembangan Batik dimulai pada zaman kuno dengan beberapa contoh yang ditemukan di Mesir pada abad ke-4 SM. Kala itu pengrajin mengasah kemampuan mereka disekitar upacara komples pembalseman dan pembungkus mumi. Caranya adalah dengan merendam kain dalam lilin, kemudian menggoreskan design pada kain dengan menggunakan stilus.

Contoh Motif Batik Tulis Surakarta
Parang rusak klitik, PArikesit, Parang baris, Gondosuti, Parang rusak barong, Cerende, Randu kentir, Ceplok menggih, Jelamprang, Udhan Liris, Sidomukti, Kotak, Kembang Jarak, Sulaman, Kawung picis, Truntum kembang, Tirta teja, Kawung sari
Foto Koleksi Pribadi 
Pada masa Dinasti Tang (618-907) , teknik yang sama juga dipraktekkan di Cina. Begitu juga dengan India yang juga mempraktekkan teknik yang sama dengan teknik yang digunakan masyarakat Mesir. Sedangkan di Jepang, teknik ini dikembangkan pada periode Nara (645-794) dan dikenal sebagai Rozonic.

Di Afrika, Batik dimulai oleh suku Yorubu di Nigeria dengan menghadirkan bentuk yang khas dan tidak biasa. Kemudian berlanjut dengan pembuatan batik oleh Suku Soninke dan Wolof di Senegal. Uniknya, dalam menghasilkan kreasi, para pengrajin dari Afrika ini bereksperimen dengan menggunakan pati singkong, tepung beras dan lumpur.

Batik Tulis Garut Motif Aduh MAnis
Foto Koleksi Pribadi 
Teknik batik di Eropa untuk pertama kalinya diterangkan di dalam "Sejarah Jawa" yang diterbitkan di London pada tahun 1817 oleh Gubernur Inggris di Jawa yaitu Stamford Raffles. Dilanjutkan pada tahun 1873, seorang pedagang Belanda bernama Van Rijckevoriel memberikan kain yang pernah ia kumpulkan selama di Indonesia kepada museum etnografi di Rotterdam. Hingga saat ini , Tropeumuseum memiliki koleksi terbesar batik Indonesia di Belanda.

Di Indonesia, Untuk bisa membatik, maka malam harus dipanaskan terlebih dahulu dalam wajan kecil hingga mencair. Malam panas dan cair inilah yang akan dibubuhkan pada kain untuk menciptakan bentuk dan pola. Bagian kain yang tertutup malam tidak akan tembus oleh warna sehingga akan menciptakan motif yang beragam. Malam akan dihilangkan dengan mencelup kain dalam air yang mendidih. Proses ini akan diulang beberapa kali untuk mendapatkan gambaran dengan pewarnaan berlapis-lapis.

Batik Tulis Yogyakarta Motif Wayang
Foto Koleksi Pribadi
Di Jawa, penamaan batik banyak yang di awali dengan kata "Sido" seperti batik Sido Mukti, Sido Luhur, Sido Mulyo dll. Penamaan ini mencerminkan kesinambungan pola dalam kaitannya dengan kegiatan sosial maupun budaya yang sedang berlangsung. Bahkan pola batik ini digunakan untuk mengukur peringkat seseorang dalam kasta masyarakat Jawa.

Inovasi Batik Indonesia 

Seni membatik  di Indonesia telah dikenal dan dipraktikkan mulai abad ke-12. Yaitu ketika para seniman tanah Jawa menemukan dan menggunakan pewarna alami yang ditemukan di pohon-pohon.. Beberapa jenis tanaman yang menghasilkan pewarna alami diantaranya adalah pohon mengkudu dan pohon tarum. Cabang-cabang kedua pohon tersebut akan menghasilkan pewarna alami biru tua atau lebih dikenal sebagai warna indigo.

Selendang Jmbi Motif Ceplok Bunga dan Tumpal
Foto Koleksi Pribadi

Sebutan pengrajin Batik adalah "Pengobeng". Sedangkan kain biru yang dihasilkan disebut sebagai "Kelengan". Pada jaman dahulu, Kelengan digunakan oleh para bangsawan yang merupakan keluarga kraton Kerajaan Jawa sebagai kain eksklusif .

Sekitar abad ke-17, ditemukan pewarna alami coklat yang dikenal sebagai "Soga Jambal". pewarna alami ini seringkali dicampur dengan kunyit, gondorukem, kembang pulu, blendok dan tebu. Untuk mendapatkan warna yang hidup dan diinginkan, maka proses pencelupan kain pada pewarna alami bisa mencapai waktu selma berbulan-bulan

Selendang Batik Tulis Yogyakarta pada Kain Organdi dengan motif Nusa Jelita
Foto Koleksi Pribadi
Sistem pewarnaan alami masih digunakan oleh "pengobeng" hingga abad ke-19. Hingga akhirnya ditemukan pewarna kimia yang proses pewarnaannya bisa lebih cepat. Dengan pewarna kimia ini selain prosesnya lebih cepat, maka warnanya juga lebih hidup dan lebih cerah. Sejak itulah industri batik berkembang dengan pesat karena warna yang dihasilkan lebih beragam, bukan hanya biru dan coklat saja.

Selain ditemukannya pewarna kimia, yang mempercepat pertumbuhan industri Batik adalah dengan ditemukannya "Cap". Dengan cap ini maka proses membuat pola dan bentuk pada kain jauh lebih cepat dibanding dengan melukis pada kain dengan menggunakan canting.

Aneka contoh cap tembaga
Foto Koleksi Pribadi
Keberadaan cap tembaga dan pewarna kimia tidak lepas dengan peran serta Belanda dalam mengembangkan bentuk-bentuk baru dari batik. Selain  memperkenalkan teknik cap dan pewarnaan dengan pewarna kimia, Belanda juga memperkenalkan pola-pola baru yang rumit.

Batik bukan sekedar kain dekoratif semata, tapi batik telah menjadi jiwa bangsa Indonesia. Pola-pola batik banyak yang merupakan simbolik bahkan ada juga yang dikhususkan bagi keluarga Keraton di mana kala itu rakyat jelata tidak boleh memakainya. Kini batik telah menjadi bagian hidup bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa mengenal strata dan kasta.

Inovasi Busana Batik karya Designer Avy Lotus
Foto Koleksi Pribadi