Senin, 07 Maret 2016

Puding Praktis Buat Si Kecil


Aku tidak pernanh membiasakan anakku jajan sejak dulu. Dari TK sampai anak-anakku sekarang sudah SMP dan SMA selalu membawa bekal dari rumah. Setiap hari kalau pengen camilan juga jarang banget  jajan di warung.

Bahkan anakku yang besar, mungkin karena dia itu kali-laki, dia gak suka antri jajan di kantin sekolah. Jadilah andalan utama adalah bekal dari mamanya. Oleh karena itu mamanya memang harus pinter-pinter cari ide masak yang cepat. 

Walaupun sudah besar, tapi kedua anakku masih suka ngemil. Mungkin ini karena mereka dalam masa pertumbuhan. Jadi selain nasi dan lauknya, maka aku juga harus menyediakan camilan buat mereka. Tentu saja camilan yang sehat dan sekali lagi mudah dibuat. 

Supaya awet, biasanya aku memilih camilan yang bisa disimpan di kulkas. Jadi kalau gak habis masih bisa dimakan nanti-nanti. Tapi biasanya sih cepet habis kalau camilannya enak. Apalagi kalau rasa coklat. Ini karena kedua anakku sangat suka coklat. 

Camilan favorit kedua anakku adalah puding coklat. Tapi kalau buat puding coklat itu agak ribet ya. Mesti pas nyampur coklatnya, karena kalau kebanyakan coklat rasanya akan pahit. Sementara kalau coklatnya kurang pasti jadinya gak enak. 

Belum lagi kalau pas buat vla nya. Kadang aku membuat vla terlalu encer, kadang juga terlalu kental. Kadang terlalu manis, kadang juga kemanisan. Tapi kalau puding gak pakai vla rasanya belum lengkap. 

Tapi itu cerita dulu. Kalau sekarang aku mau buat puding coklat tinggal pergi ke mini market terdekat ... ada Indomaret atau Alafamart dan Alfa Midi. Nah di sana sudah ada puding susu instan berbagai rasa. Ada rasa coklat, strawberry juga pandan. Harganya juga murah kok , antara Rp 9.000 - 11.000 tergantung varian yang kita pilih. Yang paling mahal memang puding coklat dan yang paling mudah adalah puding strawberry. 

Untuk fla nya kita juga gak perlu repot. Sudah ada tepung vla yang harganya cuma Rp 6.000 saja. Ini untuk vla rasa vanila. Kalau yang rasa coklat sedikit lebih mahal, tapi bedanya cuma Rp 2.000 saja kok.

Sampai di rumah tinggal ambil panci, dan isi air  sesuai petunjuk dalam kemasan puding instan itu. Masukkan bubuk puding instan dan aduk sampai rata dan gak ada butiran tepung pudingnya. Gak perlu lagi ditambah gula atau apapun. Kalau sudah begini, tinggal kita panaskan dalam kompor dan aduk terus sampai mendidih. 

Pengadukan memang diperlukan agar puding tidak meluap pada saat mendidih.  Kalau sudah kita tinggal memasukkannya ke dalam cetakan. Mudah kan? Kalau aku biasanya dimasukkan ke dalam cup-cup kecil hingga 3/4 cup. Karena selebihnya nanti akan ditambahkan dengan vla. 


Sekarang tinggal membuat vla. Caranya lebih mudh lagi. Kita tinggal mengambil air dari dispenser dan memasukkan bubuk vla dalam wadah yang sudha berisi air. Aduk terus hingga vla menjadi kental. Sebentar saja dan jadilah vla untuk puding. Supaya lebih nikmat lagi, vla bisa disimpan dulu di dalam lemari es. 

Untuk satu bungkus puding instan maupun vla ni biasanya aku bisa membuat jadi 10 cup. Jadi kalau dihitung-hitung dengan uang Rp 11.000 + Rp 6.000 = Rp 17.000 saja kita sudah bisa mendapatkan 10 cup puding susu plus vla. Gak pakai repot dan takarannya pas. Murah meriah dan simple, bukan? 

0 komentar:

Posting Komentar