Senin, 19 Juni 2017

Menjadikan Si Kecil Juara Hebat Kebaikan


Saat ini orang tua menganggap anak berprestasi dari nilai dan prestasi akademis di sekolah. Sehingga anak menjadi individualis.Hanya memikirkan dirinya sendiri, bagaimana dirinya bisa lebih unggul dari teman-temannya.  Di bulan Ramadhan kali ini Bebelac mengadakan kampanye "Juara Hebat Kebaikan". Seperti yang sering kita lihat pada video iklan Bebelac yang sarat akan inspirasi.

Ada putra dari Shireen Sungkar yang berinisiatif mengundang Pak Satpam untuk ikut berbuka bareng keluarganya. Ada juga ketika putra Shireen Sungkar dan ayahnya pergi ke masjid, ada sandal temannya yang hilang dan dia rela memberikan sandalnya pad atemannya itu sementara dirinya pulang digendong di pundak sang ayah dengan gembira.

Sejak kecil anak bisa dikenalkan pada kebaikan. Kebaikan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Nah untuk memberi inspirasi pada bunda yang lain, maka bunda bisa lho memposting cerita atau mengirimkan video aksi hebat kebaikan buah hati di website bebeclub.co.id tentang kebaikan kebaikan yang dilakukan oleh si kecil hingga tanggal 30 Juni nanti. Dengan memposting cerita berarti bunda sudah ikut berdonasi pada anak yatim.

Ada banyak hadiah yang bisa diperoleh bunda nantinya diantaranya traveling sekeluarga ke luar negeri dan banyak lagi hadiah lainnya. Kampanye ini berlangsung pada 5 Mei hingga 30 Juni 2017. Jadi masih ada banyak waktu lho bunda.

Apa Pentingnya Menjadi Anak dengan Juara Hebat Kebaikan? 

Pada acara Blogger Gathering Bebelac hadir psikolog Roslina Verauli dari rumah Dandelion yang mengatakan bahwa kebaikan itu perlu ditanamkan sedari dini kepada anak agar kecerdasan emosi mereka semakin terasah dan tumbuh menjadi anak dengan kepribadian yang kuat. Kemampuan berbuat baik sejak kecil adalah dasar agar nantinya anak bisa berinteraksi dengan cara-cara yang positif, tidak agresif dan kooperatif bersama dengan orang lain di sekitarnya.


Anak yang memiliki kompetensi emosional dan sosial atau senang berbuat baik pada orang lain biasanya akan memiliki performa akademis yang lebih baik di sekolah. Bahkan diperkirakan akan lebih populer dan disenangi oleh teman-tmannya. Ini karena anak dengan juara hebat kebaikan akan selalu menampilkan kebaikan bagi orang-orang disekitarnya.

Anak yang memiliki kepribadian baik akan percaya diri  sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dengan mudah. Anak ini akan mampu juga berkolaborasi dengan orang lain untuk melakukan berbagai kebaikan. Seperti misalnya bersama-sama dengan anak-anak lainnya membawa anak kucing ke tepi jalan agar tidak tertabrak mobil yang lewat. Atau berbagi makanan bagi teman-temannya yang tidak membawa bekal ke sekolah dan masih banyak lagi.

Bagaimana Menumbuhkan Rasa Peduli pada Anak? 

Jangan pernah membandingkan anak dengan anak yang lainnya. Ini karena setiap anak memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Anak yang berusia 2-7 tahun cenderung masih egosentris( berpusat pada diri sendiri) jadi ya jangan dimarahi ketika si anak mau dengan apa yang iya mau.

Ini karena perkembangan logika anak masih belum sempurna. Oleh karena itu anak akan berfokus pada satu hal saja. Mulai usia 2 tahun biasanya perkembangan bahasa anak meningkat dan mulai mengerti simbol.


Dalam menumbuhkan rasa peduli pada anak, maka ada baiknya orang tua menjadi role model. Biasanya anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Ketika Bunda memijit ayah yang lelah ketika pulang kerja, maka bisa jadi anak juga akan memijit bunda ketika bunda terlihat lelah.

Yang terpenting dalam menumbuhkan rasa peduli pada anak adalah melibatkan seluruh anggota keluarga dan kosisten. Jadi jika misalnya bunda memberi sesuatu pada pengemis, maka ayah tidak boleh menentang dihadapan si kecil. Hal ini bisa saja membuat si kecil bingung.

Karena anak-anak masih berpikir konkrit maka mereka akan sulit menangkap kata-kata atau penjelasan abstrak mengenai hal-hal yang rumit. Jadi jika menjelaskan kebaikan dengan kata-kata bisa saja hal itu akan lewat begitu saja. Agar efektif dalam mengajarkan kebaikan pada anak, maka bunda bisa melakukan hal-hal berikut ini:

1. Story Telling
Bunda atau ayah bisa membacakan buku cerita tentang tokoh-tokoh baik yang senang menolong. Kemudian ayah dan bunda bisa memberikan hikmah di akhir cerita beserta contoh-contoh kebaikan yang bisa dilakukan si kecil sehari-hari.

2. Role Play (Bermain Peran)
Anak-anak suka kan bermain masak-masakan atau rumah-rumahan. Nah sekali-kali ajak anak bermain peran. Misalnya bunda berpura-pura menjadi pengemis kemudian meminta tolong pada si kecil. Dengan demikian si kecil bisa tahu apa yang harus dia lakukan ketika bertemu pengemis di jalan.

3. Modelling
Bunda atau ayah bisa berperilaku sesuai dengan apa yang diajarkan pada anak. Misalnya saja bunda memperagakan menyingkirkan ranting pohon yang menghalangi jalan. Atau bisa saja bunda berperilaku seolah menjadi Pak Polisi yang menolong menyeberangkan seorang nenek. Dengan perilaku yang terlihat dan bisa diamati ini akan mudah terekam dalam ingatan anak dibanding hanya sebatas kata-kata.

Kebaikan Anak Perlu Mendapat Dukungan Sosial Dari Orang Tua 

Ketika anak melakukan kebaikan jangan lupa bunda memberikan dukungan, baik itu berupa dukungan sosial maupun dukungan nutrisi yang tepat bagi tumbuh kembang anak. Nutrisi yang baik adalah yang mengandung minyak ikan, asam linoleat serta vitamin dan mineral, dimana semuanya ini bisa didapatkan dari menu makanan yang seimbang serta susu. Dengan pemenuhan nutrisi optimal maka anak Anda akan dapat menyerap pembelajaran dan beradaptasi terhadap lingkungannya, sekaligus dapat menjadi anak yang menginspirasi kebaikan terhadap sekitarnya.


Dengan pendampingan dari Ibu, anak bukan hanya diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan sesuai dengan inisiatifnya tetapi juga merasa mendapatkan apresiasi sehingga mereka semakin termotivasi dari dalam diri untuk melakukan perbuatan baik setiap hari.Berikut ini adalah hal-hal yang bisa bunda lakukan untuk memberi dukungan sosial bagi anak :

1. Kesempatan
Bunda bisa memberikan ruang untuk anak melakukan kebaikan sesuai dengan inisiatifnya.

2. Pendampingan.
Bantuan bunda diperlukan ketika anak dalam kesulitan atau bahkan mungkin anak akan dengan sengaja meminta bantuan bunda.

3. Apresiasi.
Bunda perlu memberikan pujian atas kebaikan yang sudah dilakukan oleh anak. Terlepas dari hasilnya, apakah kebaikan itu berhasil atau tidak.

4. Buat kebiasaan baik sebagai tradisi dalam keluarga
Jika kebaikan selalu dilakukan dalam keluarga, maka anak akan terus mengikutinya dan menjadikan kebaikan sebagai kebiasaan dalam kehidupannya hingga dewaa nanti.

Apa Saja Aksi Kebaikan Yang Bisa dilakukan oleh Anak- anak? 

  1. Membagikan bekal makanan kepada teman yang tidak membawa makanan ke sekolah 
  2. Menawarkan bantuan kepada bunda untuk mengajak adik bermain ketika bunda sedang repot. 
  3. Berkenalan dan mengajak bermain siswa baru yang masih malu-malu di sekolah 
  4. Memberi makanan pada binatang peliharaan 
  5. Berterima kasih kepada pelayan restoran setelah makanan yang dipesan datang. 
  6. Menghibur adik yang sedang sedih 
  7. Menyapa tetangga yang lewat depan rumah 

0 komentar:

Posting Komentar