Minggu, 16 Juli 2017

Garang Asem Ayam So Good

Garang Asem Ayam So Good

Lebaran itu identik dengan aneka hidangan yang cocok dimakan bersama ketupat. Kalau di Solo, kampung halamanku, ketupat baru akan disajikan pada lebaran hari ketujuh atau yang dikenal sebagai "Lebaran Ketupat". Jadi ketika hari lebaran tiba, hidangan yang disajikan justru merupakan hidangan khas Solo.

Salah satu hidangan lebaran favorit di keluarga kami adalah Garang Asem. Ini merupakan hidangan khas Jawa Tengah yang dulunya seringkali disajikan dilingkungan keluarga ningrat. Disebut sebagai hidangan ningrat yang hanya dimasak oleh orang-orang tertentu terutama dari keluarga berada. Ini karena bahan utamanya menggunakan ayam kampung. Pada jaman dahulu yang namanya ayam kampung itu harganya lumayan mahal.



Mengenal Garang Asem 

Di Jawa Tengah sendiri, Garang Asem ini juga dikenal sebagai hidangan di beberapa kota. Masing-masing kota memiliki ciri khas sendiri. Seperti misalnya Garang Asem khas Solo memiliki ciri dibungkus dengan daun pisang. Sedangkan Garang Asem yang berasal dari Pekalongan dimasak langsung dalam kuali tanpa menggunakan daun pisang. Garang Asem khas Demak dibungkus dengan daun pisang tapi tidak menggunakan santan.

Garang dalam bahasa Jawa artinya dimasak di atas api. Sedangkan asem adalah ada unsur rasa asam dalam masakan ini. Jadi yang menjadi ciri khas Garang Asem adalah adanya rasa asam dan dimasak diatas perapian. Di Solo sendiri, Garang Asem termasuk hidangan yang sudah langka. Hanya beberapa tempat makan saja yang menyediakan hidangan ini. Seperti misalnya di Pasar gedhe, lesehan sego liwet dan sejenisnya.

Garang Asem Ayam So Good

Garang Asem ini sendiri rasanya gurih bercampur asam dan pedas. Gurih karena ada santan di dalamnya. Santan yang dikukus nantinya akan mengental dan lembut jika dimakan. Orang Solo menyebutknya dengan nama areh. Rasa pedas tentu saja diperoleh dari adanya cabe rawit di dalamnya.

Sedangkan rasa asam pada garang asam diperoleh dari belimbing wuluh atau belimbing sayur. Namun saat ini di kota besar seperti Jakarta, sangat sulit mendapatkan belimbing wuluh. Jadi belimbing wuluh ini aku ganti dengan tomat hijau.

Ayam yang digunakan untuk memasak Garang Asem juga dipilih ayam kampung. Ini karena daging ayam kampung lebih legit dibanding dengan ayam potong. Hanya saja harga ayam kampung lumayan mahal kalau di Jakarta. Namun penggunaan ayam potong hasilnya tidak seenak ayam kampung karena dagingnya ketika matang tidak legit. Tapi kali ini aku akan mengganti ayam kampung dengan ayam potong So Good.

Berburu Ayam Potong Untuk Hidangan Lebaran 


Kemaren itu aku mencoba ayam potong So Good. Ini adalah ayam potong yang sudah dikemas dan bisa dibeli di Supermarket. Aku menemukan ayam So Good ini di Indomaret dekat rumah. Harganya lumayan murah , gak jauh beda dengan ayam potong yang dijual di pasar. Yaitu sekitar Rp 50 ribuan sekilonya.

Awalnya agak ragu membeli ayam So Good ini, karena kalau ayam potong dalam kemasan ini pasti dipotongnya sudah entah kapan. Sementara ayam potong yang dijual di pasar masih segar karena baru dipotong. Hanya saja, sebagai ibu rumah tangga yang jarang-jarang ke pasar aku agak kaget juga pas menjelang lebaran semua kios penjual di pasar antrinya kaya antri sembako gratisan.


Begitu juga dengan kios penjual ayam potong yang gak cuma satu padahal. Di Pasar dekat rumahku, di Johar Baru ada lebih dari sepuluh kios penjual ayam potong. Tapi semuanya penuh dengan ibu-ibu yang antri. Dan aku pun mundur teratur karena malas dengan bau ayam dan lantai becek di pasar tempat kios ayam.

Pilihan pun akhirnya jatuh ke supermarket dekat rumah. Syukurlah freezer tempat penjualan ayam potong So Good masih terisi walaupun jumlahnya tidak banyak. Pilihannya juga hanya tinggal satu yaitu kemasan satu kilogram yang berisi paha dan dada. Padahal sebenarnya ada 3 pilihan ayam potong So Good yaitu :
  1. So Good paha dan dada  - Rp 49.000
  2. So Good ayam utuh potong 10  - Rp 49.500
  3. So Good daging Sup Ayam - Rp 24.000
Garang Asem Ayam

Memasak Garang Asem dengan ayam potong So Good 


Awalnya agak ragu memasak Garang Asem dengan ayam potong So Good. Karena waktu itu juga pernah masak Garang Asem pakai ayam potong yang beli di pasar dan hasilnya ayamnya jadi lembek gak legit sama sekali. Sudah gitu rada ragu juga karena kepikiran biasanya ayam potong beku gini bakalan susah dipisahkan dan ketika bisa dipisahkan pasti ada aroma-aroma amis gitu. Tapi ya sudahlah, daripada harus antri di pasar. Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru. 

Sengaja memasak Garang Asem malam hari menjelang lebaran. Karena proses masak Garang Asem ini tidak terlalu lama, maka aku bisa memasak setelah buka puasa terakhir. Jadi setelah beli esoknya, ayam potong So Good disimpan dulu di kulkas. Pas dikeluarkan dan dibuka, sebenernya aku agak takjub juga karena : 
  • Potongan ayamnya tidak lengket. 
  • Tidak ada indikasi ayam berbau amis 
  • Ayam masih terlihat segar
  • Potongan ayam rapi
Memasak Garang Asem ini memang susah-susah gampang. Jika kualitas ayamnya jelek, maka yang dihasilkan adalah opor ayam. INi karena ayam potong biasanya kalau dimasak akan mengeluarkan banyak air. Berbeda dengan ayam kampung yang legit dan tidak berair. Berikut ini adalah bahan dan cara memasak Garang Asem dengan menggunakan ayam potong So Good :


Bahan : 

  • Ayam potong So Good - 500 gram 
  • Daun pisang & lidi untuk membungkus  - secukupnya 
  • Minyak untuk menumis - 4 sdm 
  • Santan kental 200 ml dari satu butir kelapa 
Garang Asem Ayam So Good

Bumbu yang dihaluskan : 

  • 7 butir kemiri 
  • 7 siung bawang merah 
  • 5 siung bawang putih 
  • 1 sdt garam 
  • 1 sdt garam 
Garang Asem Ayam So Good

Bumbu yang diiris : 

  • 1 potong jahe besar 
  • 5 batang sereh 
  • 7 lembar daun salam 
  • 5 butir tomat hijau 
  • 14 cabe rawit ( sesuai selera) 
Garang Asem Ayam So Good

Cara Membuat : 

  1. Tumis bumbu halus hingga harum atau matang
  2. Campur bumbu yang telah ditumis dengan potongan ayam. Aduk hinga rata  
  3. Ambil daun, letakkan satu potongan ayam. Tambahkan irisan bumbu 
  4. Tambahkan juga santan kental kurang lebih 2 sendok sayur dalam setiap bungkusnya. 
  5. Bungkus dan sematkan lidi agar tidak terbuka. 
  6. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga ayam matang 
  7. Angkat dan sajikan . 

*Catatan : 

Garang asem ini biasanya aku masak pada malam hari. Ketika pagi hari akan disajikan aku panaskan dengan cara dipanggang sebentar di sampai agak hangus daunnya. 
Tapi Garang Asem ini juga enak langsung dimakan selagi hangat setealh diangkat dari kukusan. 

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat proses memasak Garang Asem Ayam So Good di video berikut ini : 

Garang Asem So Good, ayam potong rasa ayam kampung


Begitu matang dan nyicipin hasilnya, jujur lumayan kaget. Ini karena : 
  • Tekstur daging ayam legit mirip ayam kampung 
  • Tidak mengeluarkan banyak air ketika dikukus sehingga santan bisa menjadi areh dengan sempurna. 
  • Tidak ada rasa ataupun aroma amis sama sekali. 

Ini bisa terjadi karena : 

1. Daging ayam So Good dijaga kualitas sejak dari pembibitan. 
Jadi ayam potong yang disediakan olh So Good berasal dari peternakan modern ayam So Good.
2. Ayam tidak disuntik hormon. 
Karena peternakan milik So Good sendiri, maka kualitasnya pun terjaga. Begitu juga dengan perlakuan pada ayam. Di peternakan ayam So Good tidak ada satupun ayam yang disuntik hormon, Sehingga ayam bisa tumbuh dan berkembang secara alami. 

3. Ayam So Good dipotong secara halal. 

4. Proses pembekuan yang sempurna. 
Setelah 4 jam dipotong pada suhu ruangan maka ayam akan membusuk. Nah ini yang seringkali tidak kita ketahui ketika membeli ayam segar di pasar. 
Untuk menjaga kualitas kesegaran ayam, maka setelah ayam dipotong dan dibersihkan, ayam So Good akan dibekukan secara sempurna dengan teknologi IQF (Individual Quick Frozen). Teknologi ini akan mengunci 4 kualitas ayam segar yaitu : 
  1. Terjaga kesegarannya. Ayam akan beku sempurna dalam waktu 45 menit pada suhu 35 derajat celcius sehingga tidak akan tercium bau amis apalagi bau busuk. 
  2. Bergizi tinggi. 
  3. Rasa yang enak dan potongan ayam tidak akan lengket satu sama lain. Dengan demikian akan mudah dalam proses memasaknya. 
  4. Bersih dari bakteri maupun kuman. Ini karena pertumbuhan bakteri telah terhambat doleh teknologi IQF.
Resep Garang Asem Ayam So  Good ini aku ikutkan dalam lomba Kreasi Masak Ramadhan dan Idul Fitri Ala So Good. Kalau kamu mau ikutan juga, ketentuannya bisa dilihat di sini :


Sumber informasi  tentang ayam potong So Good :

  • http://dapursogood.id/

0 komentar:

Posting Komentar