Selasa, 22 Agustus 2017

Tips Mengatasi Diare Untuk Mewujudkan Indonesia Merdeka Diare

Indonesia Merdeka Diare

Tahukah ibu kalau 1 dari 7 anak di Indonesia pernah mengalami diare dengan frekuensi 2-6 kali? 

Angka ini sungguh mengerikan ya kalau melihat kenyataan bahwa Diare menempati urutan kedua dalam penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian. Dan ironisnya lagi ibu-ibu suka menganggap remeh penyakit diare yang kerap kali menyerang anak-anak. Mungkin bisa jadi karena diare adalah penyakit yang wajar.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas diare, Nutrisi untuk bangsa yang berkomitmen untuk menjadikan anak Indonesia menjadi generasi yang maju, melakukan kampanye Indonesia merdeka diare. Melalui kampanye ini diharapkan nantinya ibu akan semakin mengerti bagaimana menangani diare pada anak.

Diare merupakan kondisi di mana penderita mengalami BAB lebih dari dua atau tiga kali dalam waktu 24 jam dengan kondisi feses yang lembek atau cair 
Apa itu diare?

Prevalendi Tingkat Kejadian Diare di Indonesia 

1. Diare merupakan penyebab kematian pada anak nomor dua tertinggi di Inodneisa
Menurut data RISKESDAS 2013 mengenai prevalensi kejadian diare pada anak Indonesia sebesar 17%.

2. Rata-rata anak Indonesia mengalami 2- 6 kali per tahun

3. 60% diare di Indonesia disebabkan oleh infeksi Rotavirus.
30% anak yang terkena indfeksi Rotavirus memiliki intoleransi Laktosa

Pada kasus diare yang disebabkan oleh Rotavirus, maka akan terjadi kerusakan pada jonjot usus. Hal ini akan menyebabkan produksi beberapa enzim di jonjot usus yang berguna untuk proses pencernaan nutrisi (diantaranya enzim laktase) akan berkurang.

Enzim laktase merupakan enzim yang berfungsi untuk mencerna gula alami (Laktosa) yang terdapat pada usus. Karena laktosa tidak tercerna, maka tidak dapat terserap. Hal ini menyebabkan diare menjadi semakin berat, kembung dan tinja yang berbau asam. Inilah yang disebut sebagai intoleransi laktosa.

mengatasi diare


Resiko Diare 

  1. Kurang gizi 
  2. Lebih pendek 3,6 cm ketika berusia 7 tahun dibanding dnegan teman-teman seumurannya. 
  3. Memiliki IQ yang lebih rendah 

Apa yang harus diperhatikan Ibu ketika Si Kecil Diare ? 

Tips mengatasi diare
  1. Lanjutkan pemberian ASI jika anak masih mengkonsumsi ASI. Ini karena ASI adalah nutrisi yang terbaik bagi bayi dan batita . 
  2. Cegah dehidrasi dengan larutan oralit 
  3. Konsultasikan ke tenaga medis 
  4. Jaga kebersihan tubuh dan lingkungan si kecil
  5. Berikan nutrisi bebas laktosa berdasarkan rekomendasi tenaga medis jika diperlukan.